Undang ikuti Rapat Aksi, Anton Charliyan ajak masyarakat bersatu perang total lawan Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Banyaknya beredar informasi, ajakan bahkan hoax yang menyesatkan masyarakat, terutama di media sosial terkait penerapan PPKM Darurat serta disinyalir adanya beberapa oknum tokoh, khususnya tokoh agama, tokoh masyarakat yang terkesan memprovokasi agar masyarakat tidak percaya adanya virus corona, lebih jauh ajakan dan Provokasi ini sepertinya memang sengaja didesign oleh kelompok tertentu agar timbul mosi tidak percaya terhadap pemerintah. Hal ini terbukti dengan munculnya beberapa aksi unjuk rasa di beberapa kabupaten di Indonesia, ini membuat mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Dr. H. Anton Charliyan MPKN yang juga Pimpinan Umum Media Cetak dan Online Mitrapol ini mengurut dada menyesalkan adanya kejadian tersebut.

“Saya sangat prihatin dengan adanya kelompok tertentu yang dengan gencar terus memprovokasi masyarakat agar tidak percaya dengan adanya Covid 19 yang senantiasa dikaitan dengan masalah agama, untuk kemudian menentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang telah dicanangkan Pemerintah,” ujarnya, Senin (12/7/21)

Lanjutnya Anton Charliyan, Padahal tujuannya sangat jelas, yakni untuk menekan dan menurunkan angka keterpaparan masyarakat dari penularan pandemi Covid-19, ini bukan moment yang tepat untuk itu, sepertinya mereka-mereka ini telah terkena juga “Wabah Gagal Faham” yang lebih bahaya dari Covid itu sendiri.

Bahkan kalau kita mau berbicara lebih jauh tentang pandemi Covid saat ini bukan hanya sebatas kepentingan Nasionalisme atau Bela Negara semata, tapi lebih jauh dari itu yakni untuk Kepentingan Kemanusiaan yang merupakan Hak Azasi paling dasar dari kehidupan berbangsa, beragama dan bernegara, untuk mempertahankan Kelangsungan hidup kita semua seluruh umat manusia, karena jika usaha pencegahan pandemi ini gagal sama saja dengan menghancurkan Kelangsungan hidup kita semua, hal Ini menjadikan masalah yangg sangat darurat yang harus kita pikul bersama.

Irjen Pol (Purn) Dr. H. Anton Charliyan MPKN

Masih kata Anton Charliayan, tidak mungkin harus dibebankan sepenuhnya kepada Pemerintah, Pemerintah tidak akan mampu dan tidak mungkin sanggup mengatasinya sendiri, padahal jika sudah berbicara tentang Kemanusiaan, hal itu merupakan masalah kita semua yang harus kita pikirkan, kita atasi dan kita pikul oleh secara bersama-sama dengan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya, baik Lahir maupun batin yang kita miliki untuk mewujudkan Satu komitmen bersama-sama Perang Total melawan Covid 19 ini.

Dengan terbangunya konsep kebersamaan sebagai satu kesatuan yang utuh dan kompak, kita yakin, kita akan keluar sebagai Pemenangnya, karena memang kita dikenal sebagai bangsa pemenang yang tidak kenal menyerah, oleh karena itu, saya, Anton Charliyan mengajak masyarakat untuk mengikuti zoom meeting bertajuk “Perang Total Relawan Bersatu Melawan Covid 19 Untuk Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” dengan sub thema “Kita bisa karena kita bangsa Pemenang” yang akan berlangsung pada hari Senin 12 Juli 2021 pukul 15.00 WIB. Selain Anton Charliyan, Tokoh-tokoh lain sebagai pemakarsa yang turut mengundang antara lain, Kris Budihardjo, Prof DR Yuddy Chrisnandi, SE.,ME, KH Maman ImanulHaq, RA Imron Amin, Marsekal Madya TNI (Purn) Daryatmi, S.IP, Marjen TNI (Purn) Soedarmo, Laksamana Madya TNI (Purn) Dr.Widodo,SE,M.Sc, Kharisma Febriansyah, A Bayu Putra, Kelik Wirawan, Sultan Kanoman Cirebon, Ayu Azhari, dengan narahubung Linda Kartika Dewi (081381911972) dengan link bergabung bit.ly/RelawanBersatuPerangiCovid19.

“Dengan diselenggarakannya zoom meeting ini, maka diharapkan masyarakat akan lebih memahami bahaya Covid 19 yang sebenarnya, serta langkah langkah nyata pemerintah dalam pencegahanya melalui program vaksinasi massal, PPKM darurat, protokol kesehatan (prokes). Dari pertemuan zoom meeting ini terutama diharapkan munculnnya kesadaran pribadi masing-masing Individu masyarakat untuk sama-sama menjungjung tinggi dan menerapkan Prokes, bukan hanya sebagai sebuah kewajiban dan anjuran pemerintah semata, tapi sebagai suatu kebutuhan pribadi untuk sama-sama ikut menyelamatkan nilai-nilau Kemanusiaan dan Kehidupan yang harus kita jalani. Karena jika individu-individu ini tetap mempertahankan Egonya masing-masing dan Cuek bebek tidak mau tahu yang lain tanpa didasari Kesadaran masing-masing Individu, otomatis akan membahayakan individu yang lain. Sadar tidak sadar jika tidak disiplin bisa jadi sebagai sumber Penularan yang membahayakan orang lain,” jelas mantan Kadiv Humas Polri ini.

Anton Charliyan juga menegaskan, bahwa Covid 19 ini adalah benar adanya, real bukan hoax yang selama ini sering dikait kaitan dengan isu agama atau politik, karena virus ini melanda seluruh negara di dunia, silahkan cermati sekeliling kita saat-saat terakhir ini, Saudara kita, Tetangga kita, teman-teman dekat kita, satu persatu meninggalkan kita karena terpapar Covid, besok tidak menutup Kemungkinan kita sendiri yang akan merasakanya kalau kita tidak disiplin dan tetap Keukeuh dengan ke egoanya, belum cukupkah realita yang kita saksikan hari ini disekeliling kita ? atau haruskah setiap Individu terpapar lebih dulu, baru semua pada Sadar ???. Buat apa kita punya mata tapi tdk bisa melihat, punya hati tapi tidak bisa merasakan, punya telinga tapi tdk bisa mendengar, tegasnya.

“Ketika masyarakat tidak percaya, maka hal itu merupakan sebuah kebodohan dan ketida warasan berpikir bahkan, siapapun yang memprovikasinya sama dengan menggiring masyarakat ke arah pembodohan yang menyesatkan, apalagi bila dikaitkan dengan masalah Agama dan Politik, Ini jelas jadinya Jaka Sembung bawa golok, tidak nyambung dan ……, bila ada yang tetap demikian saya rasa bukan hanya pantas di cap sebagai Penghianat Bangsa tapi juga Penghianat Nilai-nilau Kemanusiaan dan Kebersamaan,” ujarnya

“Saya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama, bersatu padu, kompak, fokus dan serius pada kepentingan dan keselamatan bersama untuk memerangi pandemi Covid 19 ini, di antaranya melalui disiplin prokes, turut mensukseskan vaksinasi massal, PPKM Darurat yang sedang kita laksanakan saat ini maupun upaya lainnya yang menjadi pusat perhatian pemerintah,” pungkasnya.

 

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *