FIF Timika diminta tidak mengurus kependudukan calon Kreditur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Kepala Kampung/Desa Nawaripi, Kabupaten Mimika, Papua Norbertus Ditubun mengingatkan PT Federal International Finance (FIFGROUP) cabang Timika untuk tidak lagi mencampuri pengurusan dokumen kependudukan mewakili calon kreditur.

Pasalnya, menurut pria dengan sapaan Norman ini mengaku sudah kerap kali menerima dan menandatangani surat keterangan domisili yang dibawa oleh pegawai FIF.

“Saya tolak jika yang datang minta surat itu adalah orang lain, kalau dihitung-hitung mungkin sudah sekitar 30 kali dan saya sudah selalu ingatkan hal itu tapi selalu diulang lagi,” kata Norman di Nawaripi usai menolak menandatangani surat keterangan domisili salah satu calon kreditur yang dibawa oleh dua pegawai FIF pada Selasa, (13/7).

Ia menjelaskan, sangat penting bagi warga untuk langsung mengurus dokumen yang diperlukan ke kantor desa, hal ini bermaksud agar perangkat kampung mengenal warganya secara langsung.

“Kebetulan kampung Nawaripi juga sedang menyusun data kependudukan, sehingga warga yang mengurus surat keterangan domisili ini bisa melengkapi data dengan memberikan KTP dan Kartu Keluarga, sehingga bisa dimasukan ke data kampung,” katanya.

Lebih lanjut Norman mengatakan, hal ini juga dimaksud agar menghindari persoalan-persoalan di kemudian hari terkait dokumen yang ditandatanganinya.

Sebagai salah satu perusahaan besar di Mimika, menurutnya FIF harus memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat terutama terkait administrasi kependudukan yang baik sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pemerintah Kabupaten Mimika.

“Kami meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Mimika untuk memberikan teguran kepada pihak FIF dan juga perusahan-perusahaan serupa di Timika yang masih melakukan praktek-praktek ini untuk mencari keuntungan semata,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *