Dandim 0421/Ls, Lakukan Pengecekan sekaligus Sosialisasi PPKM di Desa yang berstatus Zona merah di Wilayah Koramil 421-02/Gdt

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pesawaran – Pada Sabtu tanggal 17 Juli 2021 Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho, S. Sos., M.Tr (Han)) didampingi Pasiops Kodim laksanakan Pengecekan sekaligus Sosialisasi PPKM di Wilayah Koramil 421-02/Gedong tataan

Pengecekan itu menyasar beberapa lokasi diantaranya :

1. Tempat Resepsi pernikahan dikediaman Bpk Guntur Bayu rama Alamat Bagelen Ds. Bagelen Kec. Gedung tataan Kab. Pesawaran

2. Rumah Isolasi Covid-19 Ds. Sukaraja Kec. Gedong tataan Kab. Pesawaran

3. Kantor Ds. Gedung tataan kec. Gedung tataan Kab Pesawaran.

Dalam kunjungannya Dandim 0421/Ls (Letkol Inf Enrico Setyo Nugroho, S. Sos.,M.Tr (Han)) menyampaikan,”Untuk petugas Covid-19 Desa agar memasang Daftar orang2 yang terinfeksi virus Covid-19 di Rumah isolasi berikut tanggal terjangkitnya dan kapan sembuhnya agar bisa dilihat grafiknya dan titik serta pola penyebarannya.

Agar sebagai petugas untuk dapat memberikan contoh dalam menerapkan PPKM, dan dalam Menerapkan PPKM agar disampaikan secara humanis, kemudian pada saat penerapan PPKM agar petugas saling mengingatkan rekan dilapangan agar selalu mengendalikan emosi baik itu satpol PP maupun TNI POLRI. Atau petugas lainnya.

Didaerah yang masuk zona merah tanpa kesadaran masyarakat akan sulit untuk menurunkan kasusnya, untuk itu kita harus memastikan masyarakat sadar pentingnya menerapkan Protkes sesuai Zona masing masing.

Aturan dizona merah dilarang melakukan kegiatan yang mengundang masa atau khalayak ramai seperti contoh shalat idul adha itu tidak dibolehkan, tapi jangan terus penyampaian ini dilakukan oleh Babinsa atau babinkamtibmas langsung ke masyarakat, tapi sampaikan melalui tokoh agama karena mereka yang dipercaya oleh jemaahnya.

Untuk masyarakat yang akan melakukan resepsi hajatan dan sudah melakukan banyak persiapan agar dilakukan secara aman, contohnya dengan cara take way atau Driv thru yaitu penyelenggara hajatan menyambut tamu di depan rumah, dan tamu memasukkan sumbangan kekotak dan mengambil konsumsi yang sudah dikemas langsung pulang tanpa harus duduk.

Jadi kita cari cara yang kreatif agar PPKM ini berjalan dengan baik dan berhasil tanpa menghentikan kegiatan masyarakat dengan hanya merubah cara kegiatannya.

Kemudian dalam melaksanakan isolasi mandiri agar dijelaskan ke masyarakat seperti apa ketentuan isolasi, jangan bilangnya isolasi tapi masih berinteraksi terhadap anggota keluarga yang lain yang tidak melaksanakan isolasi yang anggota keluarga itu berinteraksi juga dengan masyarakat diluar, jadi kalok pelaksanaannya seperti itu akan percuma.

Beliau juga menyampaikan nantinya pemerintah akan menyalurkan 3 jenis obat Covid-19, yang berguna
1. Sebagai Vitamin
2. Untuk yang tanpa gejala
3. Bagi yang comorbid

Namun pemerintah belum dapat memberikan obat tersebut keseluruh masyarakat Indonesia, jadi kita pastikan pemberiannya tepat sasaran

 

Pewarta : Suryanto Hms / Deni w

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *