Dinkes Kotamobagu Ungkap Sudah 161 Karyawan PT JRBM Terpapar Covid-19

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bolmong – Menanggapi berbagai sorotan maupun masukan atas kabar puluhan kariyawan PT. JRBM di isolasi di beberapa hotel dikotamobagu, di respon langsung oleh kadis kesehatan kotamobagu dr. Tanty Korompot.

Menurutnya, Sejak, Jumat (16/07/21) Gguus tugas covid-19 langsung melakukan pertemuan bersama pihak PT. JRBM dan dihadiri oleh forkopimda di dalam menindaklanjuti atas kabar tersebut.

Bacaan Lainnya

” Kami telah mengundang pihak JRBM dan dilakukan interogasi oleh Satgas Covid Kotamobagu yang termasuk di dalamnya unsur Forkopimda,” ujarnya.

Dikatakannya, Satgas covid pada, Sabtu (17/07/21) malam, juga melakukan sidak terkait prokes di tempat isolasi perhotelan dikotamobagu.

Ditegaskan Dr. Tanty Korompot, Senin (19/07/22) Tim gugus tugas covid juga akan melakukan Kunjungan ke semua hotel yang ada di kotamobagu terkait penerapan prokes bagi pengunjung hotel dan lain lain, serta kebijakan yang nantinya akan dirapatkan hari ini.

” Pastinya Gugus Tugas Covid-19 Terus memperketat pengawasan di setiap hotel yang dijadikan tempat isolasi puluhan kariyawan PT. JRBM yang terpapar.” ucap Korompot.

Disinggung berapa jumlah total karyawan PT. JRBM sampai saat ini yang terpapar dan dalam proses isolasi di hotel di kotamobagu. dr. Tanty Korompot menjawab, “Total yang terpapar dan sedang dalam isolasi berjumlah 161 orang,” katanya melalui pesan WhatsApp yang di kirim ke awak media, Senin (19/07/21).

Menariknya, Ketika ditanya Wartawan apakah Hotel yang menjadi tempat isolasi puluhan kariyawan yang terpapar, Hotel tersebut mengantongi sertifikat yang dikeluarkan oleh kementrian kesehatan RI, Bahwa layak dijadikan tempat isolasi bagi masyarakat yang terpapar covid? Iya mengatakan tidak ada sertifikat.

Perlu di ketahui angka atau jumlah kariyawan PT. JRBM yang terpapar makin hari terus meningkat, awalnya berkisar 50-an yang terpapar dan berkembang menjadi 56 orang, serta hari ini berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan (Dinkes) kotamobagu bahwa jumlah yang terpapar berdasarkan data yang mereka kantongi dan sedang dalam isolasi di beberapa hotel berjumlah 161 orang.

Sementara itu, Gugus tugas provinsi sulawesi utara (Sulut) Steven Dandel pada pemberitaan di beberapa media, Minggu (18/07/21) kemarin, menyampaikan bahwa hotel yang dijadikan tempat isolasi harus memiliki sertifikat dari kementrian kesehatan RI, seperti yang ada dimanado, ada beberapa hotel dijadikan tempat isolasi bagi yang terpapar dan hotel tersebut mengantongi sertifikat dari kementrian kesehatan RI. Tandas Steven Dandel Selaku Gugus Tugas Covid-19 Sulut.

Sampai saat ini Tim dari Media masih terus berupaya mengkonfirmasi Pihak PT. JRBM untuk diminta keterangan atas puluhan kariyawannya yang terpapar dan sedang dalam isolasi.

Beberapa kali awak media menghubungi pihak JRBM, sayangnya belum di respon. Begitupun di susul melalui pesan WhatsApp belum di jawab juga.

Awak mediapun sudah mendatangi kantor PT. JRBM yang berada di kelurahan kotobangon, namun hanya di jemput oleh security.” kata security pak Broto dan lainnya lagi tidak berada di tempat.

 

Pewarta : Chandra/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *