Lalai dalam Jalankan Amanah, LP2KP Soroti Kinerja Tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Kotamobagu

  • Whatsapp
Wahyudin Batalipu Selaku Anggota investigasi LP2KP

MITRAPOL.com, KOTAMOBAGU – Merebaknya wabah virus Covid-19 di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Utara LP2KP meminta kepada Tim Gugus Tugas harus benar benar bekerja jangan hanya nama dan jabatan di pundak mereka tapi nyatanya kinerja tim gugus tugas covid 19 Pemkot Kotamobagu Nihil.

Dari penelusuran tim awak media sejak, Selasa 20 Juli 2021 sampai dengan, Rabu 21 juli 2021, Nyatanya dibeberapa hotel di kotamobagu yang dijadikan tempat isolasi mandiri oleh ratusan kariyawan PT. JRBM, pihak hotel mengakui sebagian besar masih berada dihotel beserta jumlah kamar yang di pakai disebutkan secara rinci.

Seperti Hotel Tamaisya, ketika di konfirmasi tim awak media, mereka mengatakan berkisar 30 orang masih berada di hotel tersebut dan sedang dalam isolasi mandiri di masing masing kamar yang di pesan.

Senada juga dikatakan salah satu karyawan Hotel Senator, bahwa 34 kamar masih di pakai dalam proses isolasi mandiri oleh puluhan kariyawan PT. JRBM.

Hal yang sama juga di katakan oleh salah satu Karyawan Hotel Panorama, pada awak media, dimana 18 kamar masih dipakai oleh PT. JRBM untuk isolasi mandiri.

Begitupun ketika tim awak media mendatangi Hotel Sutan Raja, Disebutkan juga oleh karyawannya, bahwa 20 kamar untuk lantai 2 masih di pakai oleh Karyawan PT. JRBM yang di isolasi mandiri.

Terakhir Team awak media mengkonfirmasi ke pihak Hotel Ade Irma, dikatakan mereka bahwa ada 9 kamar yang dipakai dan 9 orang yang sedang dalam isolasi mandiri.

Mencermati semua hasil data konfirmasi awak media di setiap hotel yang dijadikan tempat isolasi, ditotalkan secara keseluruhan dari 5 hotel tersebut jumlah kariyawan PT. JRBM yang masih di isolasi diduga kuat berkisar 111 orang Karyawan yang saat ini masih bertahan, Sebab menurut keterangan beberapa hotel bahwa setiap kamar di isi oleh satu orang karyawan dikalikan banyaknya kamar yang terpakai.

Menariknya, tim awak media yang turun kelokasi guna mengkroscek dan memastikan bahwa di beberapa hotel yang menjadi tempat isolasi tersebut di awasi apa tidak, alhasil tim awak media dilapangan tidak melihat adanya personil gugus tugas covid-19 kotamobagu yang stay di lokasi hotel guna mengawasi karyawan PT. JRBM yang sedang dalan isolasi.

Wahyudin Batalipu Selaku Anggota investigasi LP2KP menyayangkan kelalaian di dalam memperketat pengawasan hotel yang semestinya harua ekstra full time dijaga oleh gugus tugas covid-19 pemkot kotamobagu, dikarenakan lokasi stay tempat isolasi mandiri berada dikotamobagu.

Menurutnya, Manakala lokasi yang di jadikan tempat isolasi Karyawan PT. JRBM itu, hanya dibiarkan begitu saja tanpa ada pendampingan dari angggota gugus tugas covid-19 yang berjaga, maka ini sama saja membuka ruang terjadi penyebaran atau penularan virus.

” Kami minta Gugus Tugas Covid-19 Pemkot kotamobagu segera menurunkan team ke lapangan guna memperketat penjagaan dan pengawasan,” Harap Batalipu.

Terpisah, Kadis Kesehatan Pemkot Kotamobagu dr. Tanty Korompot ketika dimintai konfirmasi atas persoalan belum maksimalnya pengawasan tim gugus tugas covid-19. Sayangnya upaya konfirmasi Wartawan belum di jawab olehnya.

Perlu diketahui sebelumnya Gugus Tugas Covid-9 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Dandel pada pemberitaan Tabloidkontras.com, Minggu (18/07/21) lalu, menyampaikan bahwa hotel yang dijadikan tempat isolasi harus memiliki sertifikat dari kementrian kesehatan RI, seperti yang ada dimanado, ada beberapa hotel dijadikan tempat isolasi bagi yang terpapar dan hotel tersebut mengantongi sertifikat dari kementrian kesehatan RI. Tandas Steven Dandel Selaku Gugus Tugas Covid-19 Sulut.

Terpisah Pihak PT. JRBM sanpai berita ini naik tayang bum berhasil dimintai konfirmasi. Upayakan konfirmasi Wartawan sudah beberapa kali di lakukan, Baik di kunjungi langsung di Kantor PT. JRBM yang berada di kelurahan kotobangon, Namun kata Security baik pak Broto maupun pak Joko tidak berada di tempat.

” Maaf, Pak Broto tidak berada di tempat, bersangkutan lagi ke lolayan.” Ucap Security perusahan tersebut.

Begitupun ketika di tanya apakah ada pimpinan perusahan di kantor yang lebih berkompeten atau kewenangan menjawabnya. Di katakan security kalau urusan konfirmasi terkait persoalan itu,semua dominonya pak broto sama pak Joko. Tetapi pak Joko nya lagi cuti luar daerah.

Awak mediapun sudah berusaha menghubungi pak broto melalui via tflp, sayangnya belum di respon olehnya. Di susul dengan pesan WhatsApp, Juga belum di jawabnya.

 

Pewarta : Chandra/tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *