Terkait Bangunan ‘DD’ 2020, Yang belum selesai, Geuchik Matang Munye Beri Klarifikasi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lhoksukon – Terkait dengan dugaan penyelewengan dana desa (DD) tahun anggaran 2020 Desa Munye Kecamatan Matang Kuli Kabupaten Aceh Utara, yang sebelumnya di beritakan oleh media ini pada, Jumat (23/07/2021) lalu.

Mantan Geuchik Matang Munye memberikan klarifikasi, kepada media ini, pada Sabtu sore (24/07/2021) di sebuah warung kopi di Aceh Utara.

Dirinya mengatakan bahwa pembangunan gedung posyandu dan MCK yang awalnya dianggarkan pada tahun 2020, namun karena banyak nya keperluan lain yang mendesak seperti untuk pemasangan jaringan PDAM serta pemasangan meteran PDAM ke rumah-rumah warga dan pembagian BLT.

Maka anggaran nya di alihkan untuk kegiatan tersebut, sehingga untuk tahun 2020 Cuma di bangun Gedung Posyandu sedangkan untuk MCK itu di anggarkan kembali pada tahun 2021.

“Kebijakan itu di ambil berdasarkan hasil musrenbangdes tahun 2020 dan kesepakatan bersama, bukan kemauan saya,” Jelas Mantan Geuchik

Dan terkait terlambat nya pembangunan tersebut dirinya mengaku juga akibat faktor alam dimana di akhir tahun 2020 lalu terjadi banjir besar di Aceh Utara dan desa kami salah satu desa yang terkena imbas dari banjir.

Serta dirinya telah membuat kesepakatan bersama masyarakat dan akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan pembangunan nya, dan saat ini sudah kita datangkan material untuk pembangunan gedung posyandu dan itu bukan fiktif tapi dalam tahapan pengerjaan.

“Disitu didepan meunasah sudah ada batu koral untuk pembangunan gedung posyandu dan nanti juga akan kita datangkan material yang lain nya,” ucap Geuchik.

Sedangkan untuk saluran pembawa air itu dalam tahap penyelesaian, dan insya Allah bangunan tersebut akan rampung dalam beberapa bulan ke depan.

“Saya memohon dukungan dan sokongan nya dari kawan-kawan dan juga masyarakat untuk mengawal pembangunan yang belum rampung ini.” Terang geuchik.

 

Pewarta : Zulmalik/ Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *