Diduga Oknum Perangkat Desa Tanjung Sari Lecehkan Profesi Wartawan di Lebak Banten

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Banten – Tindakan arogansi dengan merendahkan/melecehkan profesi jurnalistik dilakukan oleh salah satu oknum Perangkat Desa Tanjung Sari, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak Banten di (WAG) WhatsApp Grup jadi perbincangan kalangan media di Lebak banten

Ahmad Panjul salah satu Wartawan/Jurnalis media online Mitrapol.com Kabupaten Lebak, angkat bicara hal yang tidak pantas yang oleh Toyip oknum perangkat Desa Tanjung Sari, dalam percakapannya di (WAG FS) WhatsApp Grup Forum Silaturahmi pada, Minggu (25/07/2021)

Menurutnya, masih saja terjadi penghinaan dan diskriminalisasi terhadap profesi wartawan masih saja terjadi. Masih saja ada yang belum mengetahui bahwa kinerja wartawan/jurnalis di lapangan dalam menggali dan mengumpulkan informasi sebagai keterbukaan publik, dilindungi UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.

“Saya merasa direndahkan profesi saya oleh salah satu oknum perangkat desa tersebut saat klarifikasi informasi,” Katanya

Berikut cuitan yang di lontarkan, Hooh aing mah moal nempo beritana tapi rek nempo kata katana jeung ketikan, tulisan rapih hento, mun teu nyiku kata katana berarti sia wartawan gadungan, / Hooh saya mau lihat beritanya tapi mau lihat kata katanya sama ketikanya tulisannya rapih apa engga kalau ga nyiku berarti kamu wartawan gadungan, sambil memberikan setiker ketawa,” terang Panjul

Panjul juga berharap agar jika hendak berkomentar atau mengeluarkan gagasan/ide di group Whatsapp hendaknya secara bijak dan cerdas, jangan asal bunyi.

“Jika seperti ini kan akhirnya rekan-rekan seprofesi lainnya kan juga tersinggung” pungkasnya.

“Tulisan (narasi) tersebut berisi melecehkan semua wartawan, karena tidak menyebutkan spesifik siapa (wartawan) yang dimaksud namun tulisan oknum tersebut sangat merugikan insan pers yang mencari berita dan mengabarkannya ke khalayak, tapi malah dituduh Wartawan Gadungan

Atas kejadian ini kami para jurnalis akan laporkan oknum tersebut kepihak Polres Lebak dengan tindakan Ujaran kebencian dan Pencemaran Nama Baik para Jurnalis di Lebak Banten.” Imbuhnya

 

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *