Anton Charliyan Mantan Kadiv Humas, kutuk keras penyiraman Air Keras terhadap awak media di Medan

  • Whatsapp
Abah Anton Carliyan

MITRAPOL.com, Jakarta – Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa wartawan dari media jelajah Perkara.com Persada Bhayangkara yang bernama Sembiring SH, pada hari, Minggu (25/07/2021) jam 21.40 WIB di Kecamatan Simpang Selayang Medan. Korban di siram dengan Air keras oleh orang tak dikenal saat mengendarai kendaraan Motor R2.

Kejadian kekerasan terhadap wartawan ini terjadi untuk ke 3 kalinya di Medan di tahun ini, ada apa dengan Medan, begitu seringnya terjadi kekerasan terhadap Wartawan, bahkan beberapa tahun silam bukan hanya terhadap wartawan saja tapi juga terhadap Ketua DPRD nya sendiri.

Jika demikian perlu ada warning tersendiri terhadap Sumut, khususnya kota Medan, sebagai Zona Merah kekerasan terhadap Wartawan.

Tentu saja dengan kejadian ini pertama-tama saya secara pribadi sebagai Mantan Anggota Polri memohon kepada aparat penegak hukum terutama Polri, agar bisa bertindak lebih serius dan lebih tegas terhadap kejadian yang rentetannya beruntun terus menerus, yang tentu ada Causalitas penyebabnya yang bisa di garis bawahi.

Yang tidak menutup kemungkinan adanya tindak kriminal besar yang memang ingin ditutupi secara sistematis, sehingga terciptalah Mafia Mafia Daerah yang ditakuti.

“Jutru jangan sampai ada Mafia-mafia kecil ini tidak tersentuh Hukum, Polri harus mampu dan berani bongkar sampai ke Actor intelektualnya,” ucap Anton Charliyan

Kedua jelas mengutuk keras atas terjadinya penyiraman air keras ini, ”Apapun juga alasanya ini sudah sangat Keterlaluan sekali sangat sadis dan Arogan.

Untuk itu sekali lagi agar para awak media lebih super hati-hati, namun jangan sampai berkecil hati justru dengan Kejadian yang berulang-ulang ini mari kita seluruh awak media Bersatu Bongkar ada apa dibalik semua ini.

“Apapun masalahnya mau Judi. mau Korupsi mau Perdagangann Manusia dan sebagainya jangan takut bongkar sampai terungkap semua pelaku dan jaringanya,” tutur Anton Charliyan

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *