Cegah Penyebaran Covid-19 Makin Meluas di PT JRBM, Kadisnakertrans Prov Sulut Minta Pemda Bolmong ikuti edaran Gubernur Sulut

  • Whatsapp
Kadisnakertrans Provinsi Salawesi Utara, Erni Tumundo

MITRAPOL.com, Bolmong – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Salawesi Utara (Sulut) Erni Tumundo mengatakan harusnya pemerintah daerah (Pemda) ikuti edaran Gubernur dan tutup aktivitas kegiatan PT. JRBM untuk sementara waktu.

” Seharusnya pemerintah daerah (Pemda) Bolmong sudah lakukan penutupan berdasarkan surat edaran gubernur tersebut dengan tujuan bagiamana bisa secepatnya memutuskan mata rantai virus dan mencegah penularan yang lebih luas lagi,” Ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erni Tumundo saat di konfirmasi awak media Jumat 30 Juli 2021 Kemarin.

Tumundo Menjelaskan, bahwasanya sampai saat ini pihak PT. JRBM belum melaporkan data jumlah keseluruhan yang terpapar covid-19, maupun yang telah meninggal dunia kepada disnakertrans sulut.

” Belum ada laporan resmi dari perusahan JRBM ke disnakertrans sulut. Maka kamipun sudah menghubungi pihak HRD untuk segera melaporkan,” ucap Erny ketika di hubungi awak media.

Lebih lanjut kata Tumundo, Memang beberapa minggu ini Disnakertrans belum membuka pelayanan, di sebabkan ada beberapa pegawai terpapar covid. Sehingga masih bekerja dirumah secara darling.

” Memang minggu kemarin aktivitas pelayanan belum jalan. Di sebabkan ada pegawai yang terpapar. Tapi umtuk senin depan sudah ada pelayanan,” akuhnya.

Tumundo juga menambahkan, Dimana Disnakertrans Sulut Sudah berkoordinasi dengan pihak perusahan JRBM terkait persoalan ini, dan sudah di jadwalkan pada hari senin dan Selasa perwakilan PT. JRBM dari pusat akan hadir di kantor Disnakertrans sulut.

” Kami telah mengundang pihak JRBM berkaitan dengan persoalan kariyawannya yang terpapar covid-19, dan telah ada konfirmasi bahwa senin 2 Agustus perwakilan JRBM akan hadir menjelaskan dan melaporkan data tersebut,” tandas Disnakertrans Sulut Erny Tumundo.

Sekretaris daerah Pemkab Bolmong Tahlis Gallang menyampaikan akan secepatnya berkoordinasi dengan Pemprov sulut, dalam hal ini Disnakertrans Sulut atas desakan beberapa LSM minta aktivitas kegiatan perusahan dihentikan untuk sementara waktu.

Menurut Tahlis, Permintaan Beberapa LSM tersebut bentuk keperdulian kepada masyarakat demi memutuskan mata rantai virus agar penularannya tidak meluas.

” Pemda Bolmong sangat mengapresiasi permintaan dari Pihak Lembaga Swadya Masyarakat (LSM) terkait dengan pengendalian Covid 19 bagi Karyawan PT. JRBM dan untuk sementara waktu dihentikan,” Kata Tahlis Gallang.

Menurutnya, Ini merupakan kepedulian LSM terhadap masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow (Kab-Bolmong) di dalam memutus mata rantai virus Covid-19.

” Secepatnya persoalan ini akan di koordinasikan dengan pemprov sulut melalui Disnakertrans provinsi.” Tegas Tahlis Gallang Selaku sekretaris daerah Pemkab Bolmong.

Data yang berhasil dirangkum awak media dan sudah terkonfirmasi kepihak Dinas Kesehatan Bolmong maupun dinas kesehatan kotamobagu pananggungjawab wilayah yang dijadikan lokasi isolasi mandiri (Isoman) membenarkan bahwa melalui hasil tes PCR yang dilaporkan ada 142 orang kariyawan JRBM positif terpapar covid-19.

 

Pewarta : Chandra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *