Korupsi Rp 10,8 M, Mantan Kabag Keuangan PDAM Deliserdang divonis 10 tahun penjara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Mantan Kabag Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Deliserdang Zainal Sinulingga divonis 10 tahun penjara, karena terbukti bersalah melakukan korupsi sebesar Rp 10, 8 miliar.

Putusan itu disampaikan majelis hakim diketuai As’ad Rahim Lubis dalam persidangan virtual di ruang Cakra-8 Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Medan, Senin (2/8/2021).

Selain divonis 10 tahun penjara, Zainal juga dikenai denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan dan diwajibkan membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara sebesar Rp 10,8 miliar.

Putusan majelis hakim sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kanin Agusta dari Kejari Deliserdang.

Disebutkan, terdakwa Zainal Sinulingga terbukti bersalah, secara berkelanjutan merubah nominal angka beserta jumlah uang yang tertera pada cek yang akan dicairkan ke PT Bank Sumut.

Akibat dari perbuatan terdakwa yang berkelanjutan, PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang, Sumatera Utara, mengalami kerugian sebesar Rp 10,8 miliar.

Terdakwa Zainal Sinulingga, sebut majelis hakim, melanggar Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 KUHP.

Selain itu, majelis hakim diketuai As’ad Rahim Lubis, pada persidangan yang sama juga menghukum terdakwa Asran Siregar, mantan Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang dengan hukuman 2 tahun penjara, denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut majelis hakim, terdakwa terbukti bersalah, secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 10,8 miliar.

Terdakwa Asran Siregar terbukti lalai dalam melaksanakan tugasnya selaku pimpinan di PDAM Tirtanadi Cabang Deliserdang.

” Dalam melaksanakan tugasnya, terdakwa tidak melakukan fungsi pengawasan dan tata kelola keuangan sebagaimana mestinya,” urai majelis hakim.

Terdakwa, sebut majelis hakim, tidak melakukan croscek tentang uang masuk dan keluar, sehingga terdakwa Zainal Sinulingga sangat leluasa menguasai uang kas.

Putusan majelis hakim terhadap terdakwa Arsan Siregar beda tipis dengan tuntutan JPU Kanin Agusta yang menuntut 3 tahun penjara denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurunga.

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *