TPK Lalaikan tugas, Pembangunan Gorong – gorong Cor di Desa Raman Aji Lamtim, gunakan Bambu Tali

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Pembangunan Proyek Gorong gorong di Desa Raman Aji Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur, diduga dikerjakan asal jadi dengan sumber dana DD tahun 2021, tanpa memikirkan kualitas pembangunan.

Pasalnya pembangunan proyek Gorong gorong dan pembuatan drainase sepanjang 700 meter yang berada didusun 3 dan 4 desa Raman Aji Raman Utara Lampung Timur, tidak ada satupun para pengawasan dari pihak TPK ( Tim Pelaksana Kegiatan ),maupun PLD ( Pendamping Lokal Desa ).

Padahal seharusnya tugas dan fungsi keduanya adalah untuk membantu dan mengkontrol seluruh kegiatan – kegiatan pembangunan yang ada didesa. Apalagi, sejumlah panitia tersebut telah digaji setiap bulannya dengan menggunakan anggaran dana desa.

Disisi lainnya, nampak ketidak beresan di dalam pembangunan gorong – gorong, terlihat jelas menggunakan material bambu tali sebagai alas lantai dasar penopang pengganti papan cor. Padahal di dalam RAB perencanaan awal, telah dianggarkan dana untuk pembelian material papan. Diduga sejumlah para panitia pembangunan, ingin menggunting anggaran dan mencari keuntungan pribadi.

Saat dilokasi, tim media menemukan dan melihat pekerjaan banyak keganjilan dalam pembangunan. Nampak jelas, tidak adanya papan informasi desa yang menjelaskan nilai – nilai anggaran dalam pembangunan tersebut. Salah satu pekerja, Basar ( 50 ) menjelaskan terkait upah para pekerja yang mengerjakan kegiatan tersebut.

” Panjang drainase seluruhnya ada 700 meter,ukuran lebar atas 50 cm, dan bawah 30 cm. Gaji tukang dibayar 100 ribu dan kernet 80 ribu ,” jawab Basar.

Basar mengakui, bahwa adanya kesalahan, baik dalam pemasangan susunan batu belah pembuatan gorong – gorong. Maupun penggunaan bambu tali sebagai dudukan dasar pengecoran.

” Kami akan bongkar pak, ini ada kesalahan dalam pembuatan gotong – gorong. Nanti, bambu ini akan kita ganti dengan papan cor. Terima kasih bapak telah mengingatkan ,” jawab Basar.

Sementara itu, terkait buruknya beberapa hasil pekerjaan desa yang awasi oleh TPK dan PLD. Selanjutnya, tim media menemui Masdar, selaku Kades Raman Aji, Raman Utara. Namun, sang istri mengatakan, bahwa sang suami sedang ada keperluan dinas.

” Maaf, pak Masdar lagi ke Metro, ambil cetak baner. Pulangnya enggak tau kapan,mas ,” jawab istri sang Kades.

Selain itu, tim media juga mencoba menghubungi Masdar sang Kades Raman Aji, dan mengirimkan foto – foto tentang buruknya hasil pekerjaan desa melalui pesan WhatApp no.No.0852 0000 xxxx. Namun, Masdar sang Kades tetap tidak menjawab tetapi pesan terkirim dan terbaca. Terkesan, bahwa sang Kades Raman Aji kecamatan Raman Utara Lamtim, menutupi dan menghindar dari para awak media.

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *