Anggaran dana BOS Ekstrakulikuler di pakai belanja Laptop SDN 1 Braja Sakti Way Jepara Lamtim

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Selama masa pandemi yang berlangsung cukup lama, tentu membuat siapapun jenuh termasuk pada dunia pendidikan. Mengingat saat ini seluruh peserta didik belum bisa mengikuti proses belajar secara tatap muka langsung.

Namun, pemerintah tetap berusaha memberikan perhatian pada bidang pendidikan. Salah satunya, melalui bantuan dana bos yang diterima pihak sekolah setiap tahunnya. Tidak tanggung – tanggung dana BOS bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tergantung dari jumlah siswa yang ada disekolah tersebut. Mengenai penerapan dan penggunaannya tergantung pihak sekolah masing – masing. Apakah telah sesuai dengan petunjuk ataukah tidak.

Fakta yang terjadi di SDN 1 Braja Sakti Way Jepara Lampung Timur, Miyatno selaku Kepala SDN 1 Braja Sakti Way Jepara Lamtim mengatakan, telah mengalihkan dana ekstrakulikuler dari dana bos untuk pembelian peralatan sekolah.

” Saya menjabat disini sudah empat tahun, jumlah murid 215 orang. Selama pandemi, daring kawan – kawan, kita mantau aja. Penggunaan dana bos pada item dana ekstrakulikuler, ya enggak dipakai. Ya kita pakai untuk beli alat – alat pencegahan covid. Macam – macam yang saya belikan itu. Kita kemarin baru beli laptop,” jawab Miyatno pada Mitrapol.com, Kamis ( 05/08).

Miyatno menyatakan, telah mengalihkan dana ekstrakulikuler dari dana BOS untuk pembelian lainnya.

” Kebetulan kita enggak tatap muka,jadi bisa kita beli yang lain. Kalau enggak gitu,kita enggak ada kesempatan,” kata Miyatno.

Ditambahkan Miyatno, bahwa penggunaan dana BOS disekolahnya telah dilaksanakan dalam memperbaiki sarpras.

” Kemarin ngecor didepan, pembuatan rak sepatu depan belakang. Pengecatan terakhir bulan Desember kemarin, dan kebetulan kita sample dari Inspektorat ,” tambahnya.

Sesuai data online, mengenai kucuran dana BOS SDN 1 Braja Sakti Way Jepara Lampung Timur, pada tahun 2020, dengan jumlah 245 murid telah menerima anggaran senilai Rp. 227.250.000 terbagi dalam tiga tahap, yakni Triwulan I Rp.69.390.000, Triwulan II Rp.92.520.000 dan Triwulan III Rp. 65.340.000.

Adapun rincian sebagai berikut,

– Dana pemeliharaan (sarpras) sarana dan prasarana sekolah Rp. 32.328.000,

– Dana ekstrakulikuler Rp.12.200.000

– Dana administrasi kegiatan sekolah Rp.60.872.000

– Dana pembayaran honor Rp.68.400.000

Keseluruhan dana lainnya belum dijabarkan, dari masing – masing item. Mengenai dugaan salah peruntukan penggunaan dana BOS yang dilakukan Kepsek SDN 1 Braja Sakti Lampung Timur, dalam membeli laptop menggunakan anggaran dana BOS pada item dana ekstrakulikuler. Kedepan, tim media akan mempertanyakan persoalan tersebut kepada pihak dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Timur.

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *