Terkait akan terselenggaranya Pilkades di Desa Bulagor Sarkaning dan Emis angkat bicara

  • Whatsapp
Foto : Sarkaning dan Emis

MITRAPOL.com, Pandeglang – Saat ini bendera warna – warni dan baliho menghiasai di wilayah Kabupaten Pandeglang, bukan hanya karena pas masuk bulan Agustus saja, melainkan sebelumnya sudah terpampang karena bertepatan akan diselenggarakannya pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Pandeglang.

Akan diselenggarakanya Pilkades serentak sangat terasa bagi masyarakat Pandeglang, dan bahkan banyak yang sudah tidak sabar lagi ingin segera menyalurkan hak pilihnya, karena masyarakat ingin segera menentukan siapa pemenangnya yang akan meduduki singgasana sebagai kepala desa, Kamis (5/8/2021).

Atas adanya Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sehingga Pilkades serentak di Pandeglang, terpakasa harus di undur oleh Bupati Pandeglang, Minggu 15 Agustus 2021 demi keselamatan masyarakat banyak.

Bagi masyarakat Pandeglang menyayangkan adanya pengunduran Pilkades, namun karena adanya (PPKM) mau tidak mau kita harus patuhi kebijakan pemerintah.

Penyelenggaraan Pilkades serentak di Pandeglang terasa bagaikan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan bahkan melebihi, karena bendera warna – warni dan baliho poto masing – masing para calon di jalan – jalan raya maupun di gang – gang menacap mapun menempel di pohon – pohon terpampang lebih banyak ketimbang pelaksanaan pilkada.

Karena warna yang di pakai untuk memilih para calon kepala desa di Pandeglang ada lima warna, diantaranya no urut 1 warna merah, no 2 hijau, no 3 kuning, no 4 biru dan no 5 coklat itulah yang menghiasi dari kampung ke kampung saat ini.

Menurut keterangan saseorang warga sebut saja Emis putra asli Bulagor mengatakan, saya walau sudah tidak punya hak pilih di Desa Bulagor karena saya sudah berdomisili di Bogor, tapi saya tetap putra asli Bulagor karena lahir di Bulagor, selama ini saya selalu mengamati perkembangan akan di selenggarakannya Pilkades serentak di Desa Bulagor.

Lanjut ia, saya menyayangkan adanya pengunduran Pilkades serentak di Pandeglang, karena kalau lama pelaksanaanny saya kasian terhadap para semua calon, sebab semakin lama semakin nambah beban bagi para calon kades,” ujar Emis.

Harapan saya para calon maupun para pendukungnya harus bisa menahan diri dan sabar, karena Pilkades ini menurut saya sebagai orang awam, bagaikan kompotisi pasti adayang menang dan juga ada yang kalah,”cetusnya.

Nanti siapapun yang menjadi sebagai kepala Desa Bulagor itu harus kita akuwi bersama, karena itu yang mencalonkan diri sebagai kepala Desa Bulagor putra terbaik Bulagor, dan juga siapa saja sebagai pemenangnya harus bisa merangkul lawan yang kalah, “ jangan sampai ada oposisi, semua lawan harus di rangkul di ajak berkwalisi, demi untuk memajukan Desa Bulagor bersama – sama,” tandas Emis

Ditempat terpisah Sarkaning yang biasa di sapa bang Aning sebagai pengusaha ikan di Jakarta menambahkan, “Dibalik kukuhnya Desa Bulagor ada kekuatan kesatuan dari setiap sudut kebersamaan antara satu dengan yang lain, mari kita bersama – sama langkahkan kaki kita untuk menuju hak dan kewajiban untuk menentukan dimana kita harus mamilih, dan siapa yang harus dipilih sebagi pemimpin Desa Bulagor yang layak untuk memimpin masa bakti 2021 – 2027,” ucapnya.

“Warga yang bertanggung jawab itu adalah yang punya keinginan untuk memamujukan desanya, jadi kedepannya siapapun nanti yang menjadi pewaris tahta sebagai pemimpin Desa Bulagor jadilah pemimpin yang bermatabat dan amanah karena harta tahta jabatan itu titipan jangan di jadikan kekuasan,” imbuhnya.

Masih Sarkaning ia menjelaskan, Arti sebuah sebuah kata LURAH, L. Luhur budi pekerti, U. Undang – undang jangan condong ke atas tanjam ke bawah. R. rukunkan warganya. A. amankan warganya H. Harus punya etika.

mari kita duduk sama rendah berdiri sama tinggi, ringan sama di jing – jing berat sama dipikul, sama ratakan masyarakat Desa Bulagor tidak ada yang di beda – bedakan, apabila tidak adanya masyarak di sisi kita maka tidak akan adanya putra daerah terbaik Bulagor, masyarakat Bulagor harus tetap kompak dan bersatu insa Allah pasti akan lebih majulagi,” pungkas Sarkaning.

 

Pewarta : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *