Dengan anggaran dana BOS 546 Jt, SMPN 1 Braja Selebah Lamtim bayar tenaga honor di bawah UMP

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Keluhan dua tenaga honor yang telah mengabdi di SMP N 1 Braja Selebah Lampung Timur patut menjadi catatan dan perhatian pihak sekolah. Alasannya adalah gaji yang diterima setiap bulan dibawah UMP (Upah Minimum Provinsi) ataupun tidak mencukupi kebutuhan hidupnya.

Nurngadi ( 50 ) sebagai tenaga office boy di SMPN 1 Braja Selebah Lamtim, mengatakan minimnya upah yang diterima setiap bulan dan berharap ada peningkatan dari pihak sekolah.

“Saya mulai kerja dari tahun 2013, digaji hanya 550 ribu setiap bulannya. Setiap hari hanya 20 ribu, kalau dibilang cukup ya enggak cukup lah pak. Saya kerja cleaning servis dan melayani semua dikantor. Setiap hari saya harus datang, semuanya yang kerja ada empat orang. Termasuk bagi Satpam, tukang babat dan kebersihan gajinya semua sama,” ujar Ngadi kepada Mitrapol.com yang berkunjung di sekolah, Kamis (05/08) siang.

Hal senada disampaikan, Samiadi sebagai tukang kebersihan halaman di SMP N 1 Braja Selebah Lampung Timur, ia menyampaikan keluhan dan berharap adanya penambahan upah/gaji kepada pihak sekolah.

“Saya mulai kerja honor dua tahun lalu sebagai tukang kebersihan halaman seluruh sekolah ini. Kami mohon agar bisa ditambah gaji kami. Apalagi uang itu tidak cukup untuk beli beras pak,” keluhnya.

Keduanya menambahkan, terkait perbaikan/pemeliharaan sarpras dan pengecatan disekolah. Namun, hanya dilakukan secara terbatas.

“Kalau ngecat pagar depan sekolah hanya tugu-tugu saja pak, lainnya pengecatan sebelum lebaran, perbaikan plapon silahkan lihat aja,” jawab keduanya.

Minimnya upah gaji sejumlah tenaga honor dan perbaikan sarpras di SMP N 1 Braja Selebah Lampung Timur tentu membuat miris dan menimbulkan pertanyaan. Hal itu, tidak sebanding dengan anggaran dana BOS yang dikelola pada setiap tahunnya yang mencapai ratusan juta.

Untuk diketahui, pada tahun 2020, anggaran dana BOS SMPN 1 Braja Selebah Lampung Timur, dimana sebagai Kepala Sekolah Suparman, jumlah siswa 514, telah mengelola anggaran Rp. 546.700.000 . Dana tersebut dicairkan selama tiga tahap , Tahap I Rp.161.040.000, Tahap II Rp. 214.720.000 dan Tahap III Rp.170.940.000.

Adapun perincian penggunaan anggaran dana BOS pada masing – masing item, terdiri dari :

– Kegiatan ekstrakulikuler
– Pengembangan perpustakaan
– Administrasi kegiatan sekolah
– Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp.152.170.000
– Pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan
– Pembayaran honor Rp. 120.060.000

Melihat kedua item, dalam penggunaan anggaran sarpras dan pembayaran honor cukuplah besar. Padahal, faktanya di sekolah akan minimnya perawatan sarpras dan upah bagi pekerja honor.

Sehingga ada dugaan dana anggaran BOS telah diselewengkan oleh oknum Kepsek SMPN 1 Braja Selebah Lampung Timur.

 

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *