PT BDL Manipulasi data PT IPI, Dua LSM GMPK dan LAKIP Geruduk PN Kotamobagu

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, KOTAMOBAGU – Kisruh yang terjadi di Internal PT. Bulawan Daya Lestari (BDL) hingga saat ini tak kunjung usai, bahkan permasalahan yang terjadi sejak 2019 lalu, Kini sudah mulai melebar dan mulai berdampak langsung terhadap masyarakat yang ada di lingkar tambang.

Menanggapi hal tersebut, dua LSM langsung turun tangan untuk meminimalisir terjadinya pertumpahan darah yang dapat terjadi kapan saja. Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) dan Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah Republik Indonesia (LAKIP-RI) Jumat (06/08/21) langsung mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kotamobagu untuk berkoordinasi dengan Ketua PN Kotamobagu Andri Sufari SH, M. Hum terkait dikeluarkannya Putusan PN yang menyatakan Perkara Perdata antara Yance Tanesia dan PT. IPI telah berkekuatan hukum tetap.

 

Ketua GMPK Sulut Frangky Kumendong yang diwakili Sekretaris Drs. Jefrie Massie Saat dimintai keterangan menyatakan bahwa, “Maksud kedatangan GMPK di PN Kotamobagu untuk mempertanyakan terkait dikeluarkannya putusan PN Kotamobagu yang menyatakan Perkara Perdata antara Yance Tanesia dan PT IPI telah incrah, sehingga putusan tersebut dijadikan dasar untuk menerbitkan akta Notaris baru dengan mengabaikan Akta Perdamaian Antara Yance Tanesia dan PT.IPI dan telah ada Akta Notaris Tahun 2020 terkait Kepengurusan PT.BDL,” ujar Massie

Hal Senada diungkapkan Ketua LAKIP Sulut Jhon Mongkau yang didampingi Penasehat LAKIP Jendri Sualang, “Data yang Kami dapati, akibat adanya Putusan PN Kotamobagu sehingga dimanfaatkan oleh Yance Tanesia untuk mengeluarkan Akta Baru terkait kepengurusan PT. BDL saat ini, padahal data yang ada pada Kami, perijinan yang dikeluarkan oleh Pemprof Sulut berdasarkan Akta Perdamaian antara PT.IPI dan Yance Tanesia, sehingga Gubernur mengeluarkan Rekomendasi untuk perpanjangan IUP-OP dan dikeluarkan atas nama Viktor Pandunata, yang artinya Pemerintah mengakui keabsahan Akta PT.BDL tahun 2020, tapi kenapa saat pembuatan Akta Tahun 2021 tidak mengacu pada Akta Tahun 2020 dan hanya mengacu pada Putusan PN Kotamobagu, Ada apa ini??,” tegas Jhon Mongkau

 

Ditambahkan Pembina LAKIP Jendri Sualang. “Dampak dikeluarkannya Putusan PN Kotamobagu sangat besar, apalagi saat Yance Tanesia bersama Jimy Inkiriwang melaksanakan Aktifitas di lokasi tanpa mengantongi IPPKH atau illegal, sehingga menimbulkan reaksi penolakan dari masyarakat sekitar lingkar tambang sehingga kondisi di lokasi menjadi tidak kondusif, untuk itu kami meminta ketegasan dari pihak terkait agar dapat menindak Yance Tanesia dan Jimy Inkiriwang yang telah melakukan Aktifitas Ilegal Mining di Kawasan Hutan, apalagi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mengeluarkan Surat agar PT. BDL menghentikan segala aktifitas pertambangan di lokasi tersebut, jadi Instansi terkait Wajib menindak lanjuti Surat dari Kementrian tersebut sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan bersama,” tegas Sualang.

Sementara Humas PN Kotamobagu Nike yang didampingi Juru Bicara menjelaskan bahwa, PN Kotamobagu mengeluarkan Putusan sudah sesuai SOP yang ada. “Kami hanya melakukan sesuai SOP yang ada, terkait adanya perdamaian antara kedua pihak selama tidak dilakukan dipersidangan itu diluar kewenangan kami, untuk itu Kami menyarankan agar pihak yang merasa dirugikan untuk dapat mengajukan gugatan dan dapat memasukan Akta Perdamaian tersebut untuk di sidangkan kembali,” ujar Nike

Terpisah, Hasurungan Nainggolan dan Mody Donny Sumolang Sth selaku Pemegang Saham PT. IPI (Pemilik Saham 50 Persen PT.BDL) yang juga Kuasa Dirut PT.BDL sesuai Akta Tahun 2020 menyatakan akan menempuh jalur hukum dalam menyelesaikan masalah ini. “Kami akan dan telah menempuh jalur hukum sesuai amanat undang-undang, saat ini Kami akan melaporkan Yance Tanesia di Mabes Polri terkait “Dugaan Tindak Pidana Penipuan dan Pemalsuan Dokumen Negara,” serta Jimy Inkiriwang yang telah melakukan aktifitas Ilegal Mining di lokasi PT.BDL.” Tegas Hasurungan dan dibenarkan Pdt Donny Sumolang.

 

Pewarta : Chandra/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *