Grogoti dana BOS, Kepsek SDN 1 Braja Indah Lamtim, terindikasi selewengkan dana sarpras

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur –
Bukti adanya kerusakan dan bobroknya sarpras ( Sarana dan Prasarana ) di SDN 1 Braja Indah Lampung Timur, membuktikan bahwa selama ini tidak ada peratawan oleh pihak sekolah.

Padahal setiap tahunnya, dana angaran perbaikan sarpras melalui anggaran dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) selalu dikeluarkan. Sehingga menimbulkan tanda tanya publik, kemana dana anggaran BOS bagi perawatan sarpras sekolah tersebut.

Melihat keadaan bangunan sekolah, banyak sekali di temukan kerusakan – kerusakan ringan, namun tidak ada perhatian untuk diperbaiki. Sebagian plapon rusak , tembok tidak ada pengecatan, baik pagar dan lainnya. Namun, pihak sekolah terkesan tutup mata akan hal itu.

Saat ditemui pihak sekolah, Saiful selaku operator SDN 1 Braja Indah Lamtim, mengakui bahwa dirinya baru beberapa bulan bekerja dan tidak mengetahui kapan gedung sekolah diperbaiki.

” Maaf pak, saya baru beberapa bulan kerja. Kepala sekolah pak Purnyoto sudah pulang,” jawab Saiful, Kamis (05/08)

” Perbaikan gedung sekolah sini, enggak tau saya pak. Silahkan lihat sendiri keadaan sekolah pak. Saya hanya operator tapi bukan operator dana BOS ,” tambahnya.

Selanjutnya, tim media menghubungi via telpon, Purnyoto selaku Kepsek SDN 1 Braja Indah Lampung Timur, Ia menjawab bahwa dana perawatan minim dan berdalih sudah mengajukan adanya kerusakan sekolah guna perbaikan.

” Itu harusnya dapek bantuan DAK, dari tahun lama enggak dapet – dapet, aku heran. Kalau masalah perawatan lihat sendiri, itu dua lokasi untuk anggarannya hanya ada 5 juta, enggak cukuplah ,” ujar Purnyoto kepada Mitrapol.com, Jum’at ( 06/08) pagi.

Purnyoto berdalih, minimnya dana anggaran perawatan sarpras bagi dua gedung sekolah, sangatlah memberatkan dirinya.

” Nah itu,harusnya itu kas sendiri dan saya bingung….ya to….sebab itu dua lokasi gedung sekolah. Saya sudah menjalankan aturan dana sarpras untuk perbaikan sekolah saya,” kilahnya.

Perlu diketahui, bahwa SDN 1 Braja Indah Lampung Timur, telah menerima anggaran dana BOS tahun 2020, senilai Rp. 183.780.000. Dana tersebut, diterima dalam tiga tahap, Triwulan I Rp.55.620.000, Triwulan II Rp.74.160.000 dan Triwulan III Rp. 54.000.000.

Melihat data pelaporan sekolah, anggaran dana sarpras yang telah dikeluarkan selama tahun 2020, senilai Rp.16.527.000. Selain itu, anggaran dana ekstrakulikuler Rp.21.938.000 dan masih ada lainnya.

Mengingat saat ini siswa (daring) tidak dalam belajar tatap muka, masih ada anggaran dana lainnya yang tidak dijalankan. Salah satunya dana ekstrakulikuler bagi siswa. Artinya,melihat pihak sekolah tanpa perawatan sarpras, dan tidak dalam belajar aktif, diduga Kepsek SDN 1 Braja Indah Lampung Timur, telah menyelewengkan anggaran BOS sarpras dan ekstrakulikuler.

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *