Diduga Korupsi, Bupati Cirebon Drs H.Imron M.Ag diadukan CLF ke Bareskim Mabes Polri

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Cirebon Jabar – Cirebon Leadership Forum (CLF ) secara resmi telah mengadukan Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M, Ag ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri di Jakarta dengan nomor laporan 026/CLF-Cirebon/ V/2021 tertanggal 11 Mei 2021. Hal ini didasari oleh adanya dugaan penerimaan gratifikasi dan suap yang dilakukan oleh yang bersangkutan yang patut diduga berkaitan jabatan Bupati yang diembanya.

Konon katanya, Imron diduga meminta sejumlah uang ataupun barang kepada beberapa pihak dengan modus bantuan Tunjangan Hari Raya selanjutnya menunjuk Kabag Kesra Setda Kabupaten Cirebon untuk mengumpulkan hasil gratifikasi tersebut. Minggu 08/08/2021.

Bupati Cirebon Imron secara sadar dan sengaja diduga sudah menandatangani surat dengan nomor: 451-1/1/090/ Kesra ter tanggal 15 April 2021 untuk meminta Tunjangan Hari Raya (THR) ke sejumlah korporasi.

Berdasar Surat Edaran KPK Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi terkait Hari Raya, didalamnya cukup jelas mensyaratkan seluruh pejabat dilarang meminta maupun menerima gratifikasi Hari Raya dari siapapun.

Berbekal bukti bukti yang ada dan sebagai pertanggungjawaban secara moral kepada masyarakat Cirebon akhirnya Maiz Wahid Anshori, Lc, SE, Sy,.MM selaku direktur Eksekutif Cirebon Leadership Forum mengadukan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, S.Ag kepada Pihak Bareskrim Polri.

Dukungan terhadap langkah Direktur ECL dalam mengadukan dugaan kasus korupsi kepada Aparat Penegak Hukum di apresiasi Jhon Keli Nahadin selaku Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Reformasi Rakyat ( LSM JARRAK ). Jhon bahkan mengajak semua pihak untuk ikut mengawal prosesnya lebih lanjut.

Pihak Kepolisianpun harus transparans dalam penanganan kasusnya untuk masyarakat Kabupaten Cirebon secara keseluruhan.

 

 

Pewarta : Darto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *