Pernyataan Sikap Lintas Mahasiswa UBK

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Mahasiswa Univeritas Bung Karno yang tergabung dalam Lintas Mahasiswa UBK yang sedianya akan melangsungkan aksi demonstrasi pada (16/08/21) menyikapi problematika yang terjadi sebagai refleksi jelang hari kemerdekaan terpaksa dibatalkan karena menghindari cluster baru penyebaran covid-19 dalam aksi unjuk rasa tersebut

Salah satu koordinator aksi dari perwakilan Fakultas Hukum Universitas Bung Karno menyatakan bahwa kajian dan diskusi yang dilakukan beberapa pekan lalu, dengan berat hati harus dibatalkan. Mengingat masa PPKM masih diberlakukan sebagai upaya pencegahan dan penanganan covid 19

“Hasil konsolidasi kita yang sudah matang terpaksa di tunda, setelah masa PPKM usai kita agendakan kembali (Aksi Unjuk Rasa). Karena ini momen hari kemerdekaan, kita sebagai generasi muda sekaligus kontrol sosial harus peka terhadap situasi hari ini. Pandemi yang tidak teratasi hingga perekonomian kita yang semakin pelik.” Terang Bung Infi Ade Putra – Senin, (17/08/21)

Hal senada juga disampaikan oleh Bung Ilham Pangum selaku perwakilan dari Mahasiswa Fisip UBK, melalui keterangan tertulis yang diberikan kepada Media Online di Jakarta. Dirinya menyatakan dalam agenda refleksi hari kemerdekaan ini mendapat tekanan dari berbagai pihak, dengan dalih masa PPKM masih berlaku.

“Demi menghindari hal yang tidak di inginkan, saya bertanggung jawab keamanan dan keselamatan kawan-kawan sekalian. Aksi kita lebih baik ditunda dulu sementara, karena masih PPKM jadi pihak keamanan juga tidak bisa melakukan pengawalan. Pemberitahuan kita juga ditolak, jadi seandainya tetap memaksakan aksi nanti malah berbenturan dengan abang-abang kepolisian.” Tandasnya di Menteng, Jakarta Pusat

Aksi Unjuk Rasa yang semula akan dilaksanakan di depan gedung DPR-MPR dan long march ke Istana Merdeka di inisiasi oleh perwakilan dari tiap-tiap fakultas di Universitas Bung Karno, mulai dari Fakultas Hukum, Ekonomi, Fikom hingga Fisip. Berdasar mengikuti saran dan masukan dari berbgai pihak termasuk dari internal Lintas Mahasiswa UBK hari ini menunda pelaksanaan aksi unjuk rasa dengan memberikan poin-poin pernyataan sikap supaya menjadi kritik dan perbaikan bagi pemerintahan Indonesia ke depan

Hari peringatan kemerdekaan yang ke 76 ini wajib kiranya semua pihak untuk ikut serta menjaga kondusifitas dan bersatu dengan seluruh elemen bangsa dalam memerangi Pandemi covid 19. Bersama-sama membantu percepatan pemulihan perekonomian dan kestabilitasan negara.

Adapun Lintas Mahasiswa UBK yang diwakili oleh Bung Dayat Saputra dan Bung Andi memberikan poin-poin catatan penting bagi demokrasi di Indonesia. Antara lain :

1. Meminta Pemerintahan Jokowi-Amin untuk memperbaiki penanganan Covid 19 yang tidak memberikan efek memberatkan masyarakat kecil

2. Membuka ruang demokrasi sesuai amanah UUD 1945, jangan ada lagi pembungkaman demokrasi bagi masayarakat sipil maupun mahasiswa

3. Menuntaskan seluruh kasus HAM

4. Mengurangi praktik hutang kepada Asing-aseng

5. Memberikan hukuman yang sesuai terhadap pelaku korupsi dan kejahatan yang merugikan negara

 

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *