Polres Nagan Raya Ringkus Tiga Pemuda

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kabupaten Nagan Raya – Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Nagan Raya Aceh, mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan dan menangkap tiga tersangka masing- masing sebagai pelaku pencurian dan sebagai penadah.

“Kasus ini berhasil kita ungkap setelah melakukan penangkapan terhadap seorang tersangka pencurian berinisial RI (23 tahun), warga Desa Simpang Peut, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Setyawan Eko Prasetya SIK melalui Kasat Reskrimnya AKP. Machfud di Suka Makmue, pada Senin malam.

Selain seorang tersangka, polisi juga menangkap dua orang pria diduga sebagai penadah, mereka masing-masing SO (28) warga Desa Blang Geunang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat. Kemudian KF (26) warga Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya.

AKP Machfud megatakan, terungkapnya kasus pencurian tersebut setelah polisi mendapatkan laporan dari korban pencurian yakni Safwan, warga Desa Simpang Peuet, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya yang melaporkan mengalami pencurian.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap RI, seorang tersangka pencurian dan kemudian dibawa ke Mapolres Nagan Raya untuk pengembangan lebih lanjut.

Kepada penyidik, tersangka RI mengaku sudah berhasil mencuri sejumlah barang berharga milik korban Safwan diantaranya seperti satu unit kamera merek Canon, satu unit telepon pintar merek Xiaomi 4 X, satu unit Laptop, satu ekor kambing, serta satu celengan masjid di Desa Ujung Fatihah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Nagan Raya.

Tersangka RI juga mengaku telah menjual beberapa hasil barang curian tersebut kepada warga di Kabupaten Aceh Barat.

Polisi yang melakukan pengembangan kemudian menangkap dua orang warga di Aceh Barat dan kemudian diboyong ke Mapolres Nagan Raya, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

AKP Machfud juga menambahkan, jika tersangka RI dijerat dengan Pasal 363 Ayat (1) huruf ke (3) e dan (5) e KUHPidana dengan ancaman pidana paling lama lima tahun. Sedangkan terhadap kedua tersangka diduga sebagai penadah, dijerat dengan Pasal 480 Ayat (1) KUHPidana paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus ribu rupiah.

“Kasus ini masih kami selidiki untuk pengembangan lebih lanjut,” tutup AKP.Machfud.

 

Pewarta : T.Ridwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *