Sekolah jorok dipenuhi kotoran hewan, Lasmini Kepsek SDN 2 Tulung Balak Lamtim ngaku capek

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Kebersihan itu merupakan sebagian dari iman dan menjaga kebersihan berarti memperkuat iman kita kepada Allah SWT, dengan menyucikan diri dari segala perbuatan yang dibenci Allah SWT. Namun, sepertinya ini tidak berlaku di SDN 2 Tulung Balak Kabupaten Lampung Timur.

Mengapa demikian, jika kita lihat keadaan di lokasi sekolah ini sebagian ruang kelas terlihat sangat kotor dan jorok karena dipenuhi kotoran hewan, dilihat dari banyaknya tumpukan kotoran hewan itu sepertinya sudah berlangsung sangat lama dan tidak dibersihkan, sehingga menggugah tim media untuk menelusurinya.

Disisi lainnya, SDN 2 Tulung Balak Lampung Timur, seperti kurang dari kata ada perawatan sarpras (sarana dan prasaran) pemandangan nampak jelas tembok/dinding gedung sekolah cat mengelupas dan pagar luar sekolah hitam dan berlumut. Artinya, Kepsek SDN 2 Tulung Balak Lampung Timur, tutup mata akan permasalahan sekolah. Padahal pemerintah setiap bulan, melalui anggaran dana BOS (bantuan operasional sekolah) telah mengalokasikan dana bagi perawatan sekolah.

Saat ditemui, Lasmini selaku Kepsek SDN 2 Tulung Balak Lampung Timur membenarkan adanya tumpukan kotoran hewan diruang kelas dan beralasan sudah lelah membersihkan dan mengatasinya.

“Capek pak, saya selalu membersihkan kotoran di ruang kelas itu. Entah apa hewannya itu, berkuku panjang,” jawab Lasmini, kepada Mitrapol.com ,Senin (16/08).

Lasmini mengakui jika selama menjabat sebagai Kepsek SDN 2 Tulung Balak Lamtim telah menjalankan aturan dalam penggunaan anggaran dana BOS sesuai juknis dan selama pandemi dana anggaran sarpras dan ekstrakurikuler telah dialokasikan.

“Saya menjabat sudah satu tahun disini. Selama pandemi kegiatan anak-anak belajar daring online. Dana-dana ekstrakurikuler telah kita alihkan untuk beli masker, handsanitizer,cuci tangan dan semprot-semprot sekolah pakai disinfektan,” tutur Lasmini.

Tentu hal ini sangat disayangkan jika melihat keadaan SDN 2 Tulung Balak Lamtim, terlihat jorok dan dipenuhi kotoran hewan. Seharusnya ada solusi penanganan dan perhatian pihak sekolah untuk membersihkannya. Walaupun, saat ini masih dalam pandemi tanpa proses belajar tatap muka.

Apalagi, SDN 2 Tulung Balak Lamtim, dalam setiap bulannya telah menerima anggaran dana BOS yang mencapai ratusan juta rupiah. Pada tahun 2020, dengan jumlah murid 228 orang, dan 14 tenaga pendidik. Aanggaran dana BOS yang diterima pihak sekolah senilai Rp. 206.190.000 yang terbagi dalam tiga tahap, yakni Tahap I ( Rp. 62.100.000), tahap II ( Tp.82.800.000), dan tahap III ( Rp.61.290.000 ). Dana – dana tersebut terdiri dari beberapa item dalam penggunaannya.

Adapun rincian biaya – biaya dalam penggunaan anggaran dana BOS SDN 2 Tulung Balak Lamtim, terdiri dari :

  • Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah Rp.20.909.000,-
  • Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler Rp.25.804.000 dan masih ada lagi item – item lainnya belum dijabarkan yang mencapai puluhan juta rupiah.

Hal ini menimbulkan tanda tanya oleh pihak publik, kemana pengelolaan dari anggaran – anggaran dana BOS di SDN 2 Tulung Balak Lampung Timur. Sehingga diduga anggaran dana BOS tersebut, telah diselewengkan oleh Kepsek SDN 2 Tulung Balak Lampung Timur.

 

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *