Terkait Pungli BST yang diduga dilakukan oknum RW Desa Cipinang, Ketua RJN Kab Pandeglang Angkat Bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – Beredarnya pemberitaan di beberapa media online, mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang Ketua RW Desa Cipinang Kecamatan Angsana, Kabupaten Pandeglang yang diduga telah melakukan pemotongan dana Bantuan Sosial yang diterima KPM senilai Rp 50 Ribu hingga Rp 100 Ribu per KPM, Ketua Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) DPC Kabupaten Pandeglang, Entus Mujani angkat bicara.

“Viralnya dugaan terjadinya pemotongan dana bansos kepada KPM yang telah terpublikasikan di media massa, kiranya penegak hukum dalam hal ini Kepolisian Sektor (Polsek) Angsana segera menindaklankuti kasus dugaan pungli tersebut,” karena itu merupakan perbuatan melanggar hukum,” ujar Entus Mujani kepada awak media

Sementara diketahui dugaan pungutan liar (Pungli) Ketua RW kepada KPM di Desa Cipinang yang mencuat di media online, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, hal itu berawal dari temuan salah satu anggota Ormas Gaib Perjuangan (Gema Anak Indonesia Bersatu Perjuangan). PAC Kecamatan Angsana sartu yang mengabadikan moment terjadinya dugaan pungli dana Covid-19 BST Pusat (Bantuan Sosial Tunai).

Sartu membenarkan, adanya dugaan Pungutan tersebut yang saya buat itu benar dan bukan rekayasa atau Hoax dan apa yang saya lakukan bukan hanya sebagai kontrol sosial, tetapi saya tidak berharap di wilayah saya ada pungli kepada KPM, awalnya hanya mengingatkan, dan saya juga merasa miris ketika melihat pungli di wilayah saya, mereka (pelaku) tidak melihat kondisi masyarakat saat pandemi seperti ini.

Sartu Juga menambahkan bahwa bukan hanya bantuan BST saja yang ada kejanggalan melainkan bantuan program PKH juga ada kejanggalan setiap pencairan PKH dan KPM hanya menerima uang tanpa setruk dan diduga tidak sesuai komponen, uang yang diterima KPM, dan ada salah satu KPM yang menerima uang sebesar Rp.170 ribu dari RW Rohani, dan selama ini KPM tidak memegang kartu ATM dan kartu ATM tersebut di pegang oleh RW Rohani dan KPM baru memegang kartu ATM PKH baru bulan kemarin itu pun setelah ramai dimedia sosial diwilayah Kecamatan Angsana.” tambah Sartu

 

Pewarta : Hr/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *