Antisipasi Longsoran, UPT Unit V Leuwiliang Lakukan Pemasangan Kawat Bronjong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kab Bogor – Untuk mengantisipasi longsor kembali terjadi di sejumlah titik rawan di kabupaten Bogor Jawa Barat. Unit Pelaksana Teknis Jalan (UPT) telah bekerja sama dengan UPT Jembatan wilayah V Leuwiliang memasang kawat Bronjong di sejumlah titik rawan longsor.

Adanya Laporan terkait adanya pengikisan jalan di beberapa ruas jalan di Wilayah V Leuwiliang, yang melingkupi tiga Kecamatan, Diantaranya, Leuwiliang, Leuwisadeng dan Rumpin, terus menjadi perhatian Kepala UPT Eko Sulistianto.

Eko mengatakan, Dirinya yang baru beberapa bulan menjabat sudah mendapatkan laporan bahwa banyaknya pengikisan jalan di wilayahnya yang dapat menghambat mobilitas pengendara.

“Laporan Saya terima setelah baru berapa bulan bertugas di wilayah UPT V, sangat memprihatinkan, Banyak terjadi pengikisan, hampir 14 titik yang perlu di prioritaskan, Dari hasil survey di lapangan dan juga laporan dari warga ke pengawas, Saya langsung turun kelapangan untuk melihat langsung laporan dari warga dan staf pengawas saya,” tutur Eko, Jumat (20/08).

Kepala UPT Eko pun membahkan, hasil pantauan dan Survei ke Lapangan, dirinya pun langsung mengusulkan ke Dinas PUPR.

“Saya langsung mengajukan usulan ke Dinas karena sangat bahaya, Usulan merupakan hasil dari peninjauan di lapangan, Jika ada yang perlu di amankan karena kondisi bahu jalan yang sudah terkikis atau mengalami longsor, Seperti yang sekarang sudah di kerjakan pemasangan Bronjong di wilayah ruas jalan Leuwiliang kampung Sawah di sta 6+200,Alhamdulillah respon dari warga setempat senang dengan pemasangan kawat bronjong di titik tersebut, Karena di lokasi tersebut sangat rawan kecelakaan, Warga sangat berterima kasih karena laporan mereka dengan cepat di respon,semoga dengan pemasangan kawat bronjong tersebut, bisa mengurangi kecelakaan dan longsor bagi kami warga dan masyarakat yang terdampak,” ungkap Eko.

Program pengadaan bronjong, Lanjut Eko, “Satu program pengadaan bahan yang ada di bidang pemeliharaan jalan dan jembatan di maksudkan untuk menangani jalan yang mengalami longsor atau jalan yang mempunyai bahu jalan yang terkikis,

Maksud dan tujuan pemasangan bronjong untuk mengamankan badan jalan dan memberikan pengamanan bagi penguna jalan, pengadaan bahan bronjong yang di programkan oleh dinas dengan melalui penyedia jasa dalam lelang pengadaan yang di suplay kepada setiap UPT yang membutuhkan bronjong, “Yang sebelumnya mengusulkan kebutuhan bronjong untuk mengamankan badan jalan dan UPT punya kewajiban untuk menerapkan dilapangan, dari usulan kebutuhan bronjong terhadap realisasi yang diberikan oleh dinas sekitar 5 bulan dari saat mengusulkan,” paparnya.

Sementara, Kepala Desa Karehkel Odih Marwan mengatakan, terima kasih Kepada UPT Wilayah V Leuwiliang yang tanggap terhadap aduan Masyarakat.

“Dengan adanya pemasangan bronjong tersebut, sangat bersyukur karena sebagai pengaman jalan dan memang kondisi di lapangan sangat bahaya dan sudah banyak yang mengalami kecekalakaan, Alhamdulillah sekarang dipasang bronjong untuk pengamanan di bahu jalan dan memberikan rasa aman bagi para pengendara,” pungkas Kades Karehkel.

 

Pewarta : Agus M

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *