Pekerjaan Galian Kabel diduga abaikan Protokol Kesehatan, Sekjen 2 RJN DPD Provinsi Banten angkat bicara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak Pekerjaan Galian kabel di Desa Bayah Barat, Kacamatan Bayah Kabupaten Lebak Provinsi Banten, adanya aktivitas galian kabel Perusahaan Listrik Negara (PLN) di jalan raya Bayah Barat. Galian yang sudah dilakukan berhari-hari tersebut diduga abaikan protokol kesehatan dan Septi (K3)

“Karena pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan PLN tersebut, diduga abaikan protokol kesehatan atau di biarkan begitu saja. Tidak memakai masker dan ada juga yang tidak memakai helm atau ada tanda pekerja PLN,” ujar, salah seorang Sekretaris 2 (RJN) Ruang Jurnalis Nusantara DPD Provinsi Banten, Rabu (18/08/2021)

Menurut inisial Jaka Somantri salah seorang Sekjen 2 Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) DPD Provinsi Banten mengatakan bahwa saya tidak melarang atau menyetop para pekerja dan saya hanya menanyakan dimana mandornya dengan tujuan ingin meminta hak jawab pak Rasma selaku mandor, terkait dengan adanya dugaan tidak menerapkan protokol kesehatan dan tiba tiba pak rasma datang marah marah ke kami,

“Siapa yang menyetop pekerjaan saya kata pak rasma padahal pada waktu itu saya sedang ngobrol dengan salah satu supir anak buah pak Rasma, dan saya tidak melarang aktivitas pekerjaan yang dilakukan oleh PT. Ajura rekanan PLN tersebut. Namun saya cuma bertanya dikarenakan sekarang dimasa Pandemi Covid-19 ini protokol kesehatan harus diterapkan mengingat para pekerja berasal dari Cirebon yang sudah jelas berasal dari luar wilayah atau di luar daerah, apalagi disaat pemerintah menerapkan PPKM darurat, dan tidak hanya itu para pekerja juga tidak menggunakan Septi alat keselamatan dan yang lainnya, namun disaat bersamaan Rasma datang sambil Telpon Pak Jaro lalu HP pak Rasma dikasih kesaya dan disuruh ngobrol sama pak jaro Ridwan pak Ridwan juga langsung menuduh saya bahwa saya menyetop pekerjaan galian kabel tersebut, dan dengan hal tersebut, jika terindikasi tindak pidana saya meminta kepada pihak pihak terkait agar menindaklanjuti hal tersebut,” ucap

“Rasma selaku mandor mengatakan bahwa untuk pengondisian rekan rekan wartawan dan LSM ke pak Ridwan aja selaku jaro kalau saya tidak punya bang dan mohon maaf tadi saya emosi karena ada anak buah saya pekerjaan katanya di stop oleh wartawan saya dengar itu emosi bang dan kalau ijin ada di pak Hilman orang PU nya dan kalau untuk Rapites saya tidak pernah menggunakan itu karena saya bekerja bukan hanya disini saja di Tangerang dan yang lainnya tidak menggunakan itu,” pungkas Rasma

Ridwan selaku kepala Desa saat dimintai keterangan melalui via WhatsApp mengatakan bahwa iya betul. pak itu pemasangan kabel PLN tujuannya untuk meningkatkan listrik diwilayah bayah dan kalau hari ini kita gak bisa ketemu pak saya lagi di perbatasan Jawa barat, dan saya kepala desa Bayah barat penerima manfaat aliran listrik engap pak dasar mah cape pake masker engap pak.” pungkasnya

 

Team

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *