Pesparawi XIII Papua semakin dekat. 200 orang ikuti Sosialisasi di Timika

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Sebanyak 200 orang yang didominasi Pelaku Usaha di Timika mengikuti kegiatan sosialisasi pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIII se- Tanah Papua yang akan digelar dalam waktu dekat di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Kegiatan sosialisasi diselenggarakan oleh Bidang Usaha Dana Panitia Pesparawi XIII se-Tanah Papua bertempat di Hotel Grand Tembaga, Kota Timika pada Jumat, (27/8).

Sosialisasi dibuka oleh Wakil Bupati Mimika sekaligus Ketua Umum Pesparawi XIII se – Provinsi Papua, Johannes Rettob didampingi Sekretaris Umum Pesparawi XIII, Dr Nyoman Arka.

Jalanya kegiatan sosialisasi dipandu oleh H. Dwi Cholifah dan Drs. Ananias Faot selaku Ketua dan Wakil Ketua Koordinator Bidang Usaha Dana Pesparawi XIII se- Papua.

Wakil Bupati Mimika yang juga Ketum Panpel Pesparawi XIII, Johannes Rettob mengatakan, kegiatan sosialisasi Pesparawi XIII kepada pelaku Usaha dengan tujuan berbagi informasi pelaksanaan Pesparawi XIII di Timika.

“Kita beri informasi ke dunia usaha, supaya mereka bantu sosialisasi ke karyawan. Selain itu sebagai dukungan moril kepada dunia usaha. Berikut apa yang bisa dunia usaha bantu atau partisipasi dalam Pesparawi ini, kita butuh dukungan semua pihak,” kata Johannes dalam rilis tertulis Humas Pesparawi XIII Papua yang diterima Mitrapol, Jumat (27/8).

Dijelaskan, saat ini sebanyak 18 dari 29 Kabupaten/Kota telah memasukkan data kepesertaan. Sementara daerah lainnya masih melengkapi pemberkasan.

“Ini baru pertama sosialisasi kepada para pelaku usaha. Pesparawi ini hajatan kristen protestan kalau katolik Pesparani kalau muslim MTQ, ada juga Hindu. Tapi kita semua bersatu untuk menyukseskan ini,” ujarnya.

Wabup Mimika menambahkan, pada Pesparawi XII di Kaimana 2017 lalu, Kabupaten Mimika ditetapkan sebagai tuan rumah Pesparawi XIII.

“Sebenarnya Pesparawi XIII dilaksanakan tahun 2020 lalu, tapi karena Pandemi jadi ditunda 2021. Begitupun PON XX. Kesepakatan LPPD, pesparawi dua provinsi ini pisah, untuk papua barat sudah melaksanakan pada februari 2021 lalu, dan papua tanggal 30 oktober sampai 6 november 2021,” tandasnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Umum Dr. Nyoman Arka menambahkan, sosialisasi pelaksanaan Pesparawi XIII se-Papua melibatkan 200 orang dan dilakukan dalam dua hari.

“Kita undang para sponsor, pelaku usaha dan sektor swasta. Peserta pelaku usaha yang diundang total 200 orang. Akan dilakukan dua tahap, hari ini jumat 100 orang dan sabtu besok 100 orang,” tutupnya.

 

Pewarta : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *