Diisinyalir Kepsek SMPN 2 Sekampung Lamtim selewengkan dana BOS

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Disinyalir pihak SMPN 2 Sekampung Lampung Timur tidak menjalankan juknis dan aturan dalam penerapan penggunaan dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), pasalnya sarpras (sarana dan prasarana) sekolah tersebut sudah mulai rusak dan bobrok.

Dari pantauan tim media di lokasi sekolah, terlihat sebagian bangunan gedung yang terdiri dari kusen kayu jendela dan pintu ruang kelas VIII sudah mulai keropos dan kaca jendela pecah.

Selain itu, plafon gedung kelas jebol menganga serta tembok ruang kelas lainnya cat mengelupas dan berjamur seperti sudah sekian lama tanpa ada perbaikan.

Hal ini dibenarkan oleh warga sekitar berinisial GN yang mengatakan bahwa sebagian infrastruktur gedung sekolah rusak tanpa perawatan.

“Ya banyak kaca pecah di ruang kelas, bapak lihat saja. Kalau pak Juhari setiap hari datang kesekolah, pasti dia tau itu,” ujar GN kepada tim media, Senin (30/08) siang.

Ditambahkan Putera penjaga Kepala Sekolah SMPN 2 Sekampung Lampung Timur yang mengatakan bahwa ada bangunan baru disekitar sekolah.

“Saya anak penjaga sekolah pak, Kaca ruang kelas ini sudah lama pecah. Kemarin ada bangunan kantin yang baru dibelakang sekolah. Nanti diisi oleh pedagang,” ujarnya.

Melihat kucuran anggaran dana BOS yang diterima oleh pihak SMPN 2 Sekampung Lampung Timur sangatlah fantastis dan mencengangkan mata kita yang mencapai ratusan juta rupiah. Dalam pelaporan data online saja, pada tahun 2020, anggaran dana BOS SMPN 2 Sekampung telah menerima senilai Rp. 649.110.000 terbagi dalam tiga tahap yakni (tahap I Rp.195.030.000, tahap II Rp. 260.040.000 dan tahap III Rp. 194.040.000).

Khusus dana anggaran BOS dalam komponen perawatan sarpras (sarana dan prasarana) terdiri dari perawatan gedung sekolah. Pihak SMPN 2 Sekampung Lampung Timur, sudah menggelontorkan anggaran dana sebesar Rp. 210.183.800. Itupun dikeluarkannya, dalam tiga tahap (tahap I Rp.6.920.000, tahap II Rp.79.057.000 dan tahap III Rp. 124.206.800).

Melihat besarnya anggaran yang dikelola untuk perbaikan, serta melihat buruknya keadaan sekolah, disinyalir Kepsek SMPN 2 Sekampung Lampung Timur telah menyelewengkan anggaran dana BOS.

Selain itu, masih ada anggaran dana BOS mencapai puluhan juta dalam komponen lainnya belum dijabarkan yang menimbulkan kecurigaan. Kedepan tim media akan menemui Muhammad Juhari sebagai Kepala SMPN 2 Sekampung Lampung Timur guna meminta komentar atas temuan tersebut dan juga diharapkan kepada aparat penegak hukum serta dinas terkait dapat segera menindaklanjutinya.

 

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *