PON XX Papua tinggal menghitung hari. Lahan parkir di Kluster Mimika masih terbengkalai?

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Meski semakin dekat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang tinggal beberapa hari lagi. Namun sejumlah proyek untuk menunjang kegiatan di Kluster Mimika belum rampung seratus persen.

Seperti halnya lahan parkir untuk kendaraan baik Roda Dua maupun Roda Empat yang disiapkan di area Wisma Atlit Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang berlokasi di Jalan Poros SP-5 Mimika.

Diketahui, lahan parkir yang kurang lebih berukuran 188×84 Meter dengan kapasitas menampung 240 Roda Empat dan 240 Roda Dua itu dianggarkan sebesar kurang lebih Rp.40miliar sejak 2018 silam.

Meski didukung anggaran dengan nilai fantastis, namun hingga kini belum tuntas bahkan terlihat masih terbengkalai.

Hingga berita ini ditayangkan, petugas proyek terlihat masih menggenjot pengerjaan itu, diantaranya, memasang beton sebagai dinding pembatas dan tiga gapura pintu akses keluar-masuk. Sedangkan lampu penerang belum terpasang sama sekali.

Ketika dikonfirmasi terkait keterlambatan pengerjaan proyek tersebut, pihak PT. Enrekang Kabere yang saat ini tangah mengerjakan Lahan Parkir itu menjelaskan, pihaknya baru meneken kontrak dan mengerjakan proyek itu dalam tiga bulan belakangan. Sebelumnya dikerjakan oleh perusahan lain yakni PT. Indo Papua.

“Kita (PT. Enrekang Kabere-Red) baru mulai bekerja pada bulan enam tahun ini sesuai kontrak. Sebelumnya ada perusahan lain yang mengerjakan,” kata Asman selaku Pengawas Proyek dari PT. Enrekang Kabere kepada mitrapol.com di sela sela kerja pada, Rabu, (1/9/21).

Menurutnya, selama 3 bulan ini, pihaknya sudah semaksimal mungkin mengerjakan proyek tersebut dan siap mempertanggungjawabkan pengerjaanya kelak.

“Jadi, awalnya sudah ada pagar, cuma kita bongkar dan bangun ulang lagi karena tidak sesuai. Selama tiga bulan ini banyak yang kami kerjakan dengan bukti yang ada. Untuk pemasangan lampu, kita masih tunggu pengiriman (lampu-red) dari Jakarta dalam waktu dekat,” terangnya.

Ia mengakui, pihaknya telah didatangi Thomas Sondegau selaku Wakil Ketua Komisi IV DPR Provinsi Papua dan meminta agar proyek tersebut segera tuntas sebelum tanggal 15 September 2021 mendatang.

 

Pewarta : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *