Penyelesaian sengketa tanah sempadan sungai antara perkebunan dengan kelompok Tani

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banyuwangi Jatim – Telah terjadi kesepakatan damai atas sengketa tanah sempadan sungai antara Perkebunan PT Sumber Pangestu dengan Kelompok Tani Bina Usaha Kalibaru pada, Kamis (02/09/2021) atas kerjasama dinas pengairan Kabupaten Banyuwangi yang memiliki hak penuh atas tanah tersebut.

Langkah cepat dan tepat serta propesional yang diambil Dinas PU Pengairan akhirnya dapat diterima oleh kedua belah pihak tanpa adanya perlawanan

Kepala Dinas PU Pengairan Plt. Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, MM. melalui H. Muh. Nasrulloh selaku kasi aset dan pemanfaatan itu mengajak kedua belah pihak untuk tinjau lapangan yang selama ini menjadi obyek sengketa.

H. Muh. Nasrulloh mengatakan bahwa ada 16 orang petani saja yang telah dikeluarkan rekom untuk memanfaatkan tanah sempadan sungai untuk menanam padi dan tanaman sejenisnya dan telah membayar retribusi sementara ada beberapa petani yang belum mengurus surat dan tetap memberikan kesempatan kepada para petani untuk mengurus kelengkapan surat-surat sesuai persyaratan yang ada melalui korsda PU Pengairan cabang Glenmore.

Untuk penentuan tapal batas sempadan sungai di wilayah ini adalah 15 meter dari tepi sungai namun tidak dapat dijadikan patokan dikarenakan sungai juga biasanya berubah sehingga harus berdasarkan data dan kajian selanjutnya kami (dinas pengairan) akan melakukan pengukuran seminggu kemudian setelah disposisi dari Kepala Dinas. Kata H. Nasrulloh.

Mistar selaku ketua Kelompok Tani Bina Usaha Kalibaru maupun pihak perkebunan PT Sumber Pangestu merasa lega setelah mendengarkan penjelasan dari Pihak Dinas PU Pengairan

Mistar sangat berterima kasih kepada Dinas PU Pengairan atas kebijakannya dan bersedia menemui petani yang belum mengurus berkas sebagai persyaratan untuk mendapatkan Rekomendasi dari Dinas atas tanah sempadan sungai yang dikelola kelompok tani

Ditempat terpisah Rocky Sapulette Ketua Umum DPD Perkumpulan Kontrol Publik Kebijakan Independen (KPK Independen) Kabupaten Banyuwangi selaku pendamping Kelompok Tani Bina Usaha Kalibaru juga menyampaikan terimakasih atas kerjasama semua pihak terutama Dinas PU Pengairan yang sangat cepat merespon keluhan dan harapan masyarakat yang memanfaatkan tanah sempadan sungai maupun tanah streen pengairan

Agar tidak terjadi salah tafsir semua pihak, Rocky menjelaskan fungsi dan tujuan perkumpulan KPK INDEPENDEN melakukan pendampingan “kami menerima pengaduan petani dan dikuatkan dengan surat pernyataan dari beberapa orang petani selanjutnya kami tindaklanjuti berdasarkan surat kuasa no. 052/SP/PKTB UK /VI/2021 tanggal 26 Juni 2021.

Kami hanya berfungsi sebagai jembatan bagi masyarakat dalam menyampaikan dan harapan mereka kepada pemerintah terhadap hak dan kewajiban mereka yang dirasa kurang adil selanjutnya kami hanya sebagai penyalur aspirasi dan partisipasi dalam mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sejahtera sehat dan sentosa serta bertujuan untuk mewujudkan tegaknya supremasi hukum atas bahayanya perbuatan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) bagi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara kemudian membantu pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menuntaskan kemiskinan dan mewujudkan masyarakat adil dan makmur.” Tutup Rocky

 

Pewarta : Adi P

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *