Saldo KPM BPUM Mekar Warga Labuan Raib, Diduga Sudah Dicairkan Oknum Tak Bertanggung Jawab

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang – PT Permodalan Nasional Madani Persero (PNM) Mekar ditunjuk sebagai salah satu lembaga pengusul Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM

Bantuan PNM Mekar yang disebut juga sebagai BLT UMKM merupakan bantuan pemerintah yang disalurkan melalui Kementerian Koperasi dan UKM atau Kemenkop.

Bantuan ini menyasar para pelaku usaha mikro, terutama mereka yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

Namun lain hal yang terjadi di Wilayah Pandeglang, Jumaiah (Lansia) salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PNM Mekar, warga Desa Kalang anyar Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang, hanya menelan kekecewaan pasalnya saat hendak mencairkan BPUM di Bank BNI Unit Labuan, Rabu (08/09/2021), diduga kartu ATM dan Buku tabungan sudah di cetak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab bahkan tragisnya Saldo KPM raib sesuai data dari print rekening korannya

Jumaiah (Lansia) kepada awak media mengatakan, saat mendapatkan informasi dari tetangga bahwasannya nasabah PNM Mekar banyak yang mendapatkan bantuan UMKM Mekar, saya mencoba mendatangi kantor PNM Mekar yang berada di wilayah labuan, mencoba mempertanyakan dan minta persyaratan dari kantor tersebut guna untuk persyratan pencairan

” Lalu sesudah mendapatkan persyratannya saya langsung mendatangi Bank BNI Unit Labuan, namun saat mau pencairan kartu ATM dan Buku tabungan saya sudah di cetak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan parahnya lagi saldonya sudah tidak ada,” ungkapnya dengan raut wajah sedih

Dikatakannya, memang saya sudah lama berhenti menjadi nasabah PNM Mekar, semenjak terjadi tsunami 2 tahun yang lalu, takut tidak kebayar akhirnya saya memutuskan untuk berhenti menjadi nasabah Mekar

Tapi walaupun saya tidak menjadi nasabah PNM Mekar lagi, jelas kan bantuan tersebut hak saya pribadi yang di berikan oleh pemerintah,” terangnya

Ia menambahkan, menurut data print rekening koran yang di cetak oleh karyawan bank BNI Labuan nominal bantuan tersebut sebesar rp 3.600.000 tapi masih nyisah kurang lebih 100 ribu rupiah, sungguh tega dan kejam yang sudah mengambil hak saya

” Saya masih tunggu etikat baik dari salah satu oknum tersebut, yang sudah mencetak kartu ATM dan buku tabungan tanpa izin dari saya bahkan saldonya juga sudah di ambil, kalau tidak ada etikat baiknya saya akan laporkan permasalahan ini ke pihak yang berwajib,” pungkasnya

Sementara, saat awak media mencoba konfirmasi ke kantor PNM Mekar di Labuan, Kepala kantor tersebut enggan di konfirmasi melainkan meninggalkan awak media

 

Pewarta : Hr/ Team

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *