Periksa Kepsek Korupsi, SDN 1 Adiwarno Batanghari Lamtim, tanpa ada perawatan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Dugaan perbuatan korupsi dari penggunaan anggaran dana BOS ( Bantuan Operasional Sekolah ) di SDN 1 Adiwarno Batanghari Lampung Timur, cukuplah jelas dan beralasan.

Melihat fakta dilapangan, bahwa sekolah tersebut tampak dari luar tidak ada perawatan sarpras ( sarana dan prasana ). Mulai dari cat tembok mengelupas, kaca ruang kelas pecah dan plapon di masing – masing kelas jebol dan mulai menganga. Padahal anggaran sarpras yang telah digunakan mencapai hingga puluhan juta rupiah.

Guna memperoleh informasi yang akurat terkait penggunaan anggaran sarpras tersebut, tim media menemui Sawiyem selalu Kepsek SDN 1 Adiwarno Batanghari Lampung Timur.

Saat ditemui, Sawiyem mengatakan jika telah melaksanakan perawatan menggunakan anggaran sarpras di sekolah tersebut. Mulai perbaikan ringan hingga terberat.

” Baru ngecat bulan April kemaren, lokal kelas juga yang dalem – dalem belum ada seminggu lah. Kalau plapon kelas yang rusak itu kena angin ,” jawab Sawiyem pada tim media, Kamis (16/09).

Sawiyem menambahkan, jika seluruh kerusakan sarpras di sekolah sudah diperbaiki serta anggaran tahun 2020 sudah sesuai aturan dan juknis penggunaan Dana BOS.

” Kemarin saya sudah suruh tukang untuk perbaiki palpon jebol mana saja yang rusak, dan triplek juga beli satu. Dana BOS kayaknya kalau saya mau belanja itukan disesuaikan dengan belanja modal harus dipenuhi dulu, dan apa – apa saja. Jadi, kalau sudah dipenuhi baru yang lain seperti ATK dan kadang juga ATK enggak harus disitu aja. Karena kalau kita belanja sesuai RKAS, masak harus sesuai ,” kata Sawiyem.

Pada kesempatan itu, Sawiyem tampak sangatlah kaget mendengar besarnya anggaran dana BOS pada komponen sarpras yang telah dikeluarkan ditahun 2020. Ia berdalih, tidak mengetahui data nilai anggaran tersebut secara rinci.

” Maksudnya dana 52 juta yang mana, saya kalau enggak lihat ya enggak tau. Saya kira dana sebesar itu dari anggaran semuanya. Kalau honornya disini ada lima dan operator satu. Gajinya beda – beda, yang lama 500 ribu dan gaji honor yang 350 ribu ,” kilahnya.

Melihat anggaran dana BOS yang diterima oleh pihak SDN 1 Adiwarno Batanghari Lamtim, ditahun 2020 sangatlah fantastis, yakni sebesar Rp.175.230.000. Khusus perbaikan sarpras ( sarana dan prasarana sekolah ), pihak sekolah juga telah menganggarkan dan mengeluarkan dana sebesar Rp.52.343.200.

Terkait tidak adanya perawatan sarpras di SDN 1 Adiwarno Batanghari Lampung Timur, serta besarnya anggaran yang telah dikeluarkan. Maka kedepan tim media akan meminta tanggapan salah satu LSM ataupun Disdik Lamtim, untuk turun ke sekolah. Diharapkan kepada APH ( Aparat Penegak Hukum memeriksa Kepsek Sekolah ( Kepsek ) yang nakal. Sehingga dapat terungkap secara jelas kemana anggaran tersebut.

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *