DLHK Nagan Raya Bersama Polres Setempat, Hentikan Sementara Aktifitas Penimbunan Pasir di Suak Puntong

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kab Nagan Raya –
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Nagan Raya akhirnya pada hari Senin (20/09/2021) memberhentikan sementara aktifitas penimbunan pasir dilokasi pinggir laut desa Suak Puntong Kecamatan Kuala pesisir Nagan Raya,

Pasalnya setelah dicek kelapangan pemilik lahan tersebut belum memiliki izin apapun dari pihak yang berwenang,tim dari DLHK turun kelokasi bersama unit III tipidter Sat Reskrim yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Nagan Raya AKP. Machfud.SH.MM,

Tim tiba dilokasi sekira pukul 12.00 Wib dan memintai keterangan dari perwakilan pemilik lahan yang dijadikan lokasi penumpukan material jenis sirtu tersebut.

Kapolres Nagan Raya AKBP. Setyawan Eko Prasetya melalui Kasat Reskrim AKP. Machfud membenarkan penutupan lokasi penimbunan pasir tersebut dengan dasar hukum penindakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang mineral dan Batubara.
Laporan Informasi Nomor : LI/32/IX/2021/Reskrim, tanggal 19 September ,”Benar kami turun mengecek bersama-sama tim dari DLHK dan didapati hasil bahwasanya benar telah terjadi penimbunan pasir di pinggir laut di desa suak puntong kecamatan Kuala pesisir kabupaten Nagan Raya,” kata AKP Machfud.

Lebih Lanjut kasat Reskrim AKP. Mahcfud mengatakan karena pemilik lahan tidak bisa menunjukan izin resmi maka Pihak Dinas Lingkungan Hidup dan kebersihan (DLHK) memberhentikan aktifitas penimbunan di pinggir laut di Desa Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan raya sampai mendapatkan izin dari Dinas terkait,”tambah Kasat Reskrim yang juga putra asli Nagan Raya ini.

Sementara itu perwakilan pemilik lahan Ikbal yang dihubungi Mitrapol ditempat terpisah mengatakan bahwa aktifitas yang dilakukan pihaknya adalah hanya sebatas membersihkan lahan guna persiapan akan disewakan kepada salah satu perusahaan yang nanti nya akan beroperasi dibidang tambang batu bara, sedangkan terkait tumpukan pasir jenis sirtu dilokasi tersebut untuk menimbun kembali lahan yang sudah dibersihkan,” ujar Ikbal.

Pewarta : Teuku Ridwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *