Rawan Longsor, Galian C Ilegal di Desa Tungoi Satu Warga Minta Aparat segera bertindak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sulut – Adanya aktifitas penambangan galian C di daerah Kecamatan Lolayan, Desa Tungoi Satu, Kabupaten Bolmong induk sudah meresahkan warga sekitar. Pasalnya, aktifitas tersebut diduga tidak resmi (ilegal) sehingga dampaknya yang mengakibatkan rusaknya lingkungan dan jalan terlihat penuh dengan kerikil dan tanah, belum lagi di tambah dengan debu yang akibatnya masyarakat kena dampak susah bernafas akibat kegiatan pengambilan material ilegal. Senin (20-09-2021)

Aktifitas galian C ilegal yang sudah lama beroperasi tersebut sampai sekarang masih rutin beraktifitas.

“Ironisnya dari pihak terkait pada tutup mata dengan adanya aktifitas galian C yang diduga ilegal ini.

Sementara itu salah satu warga setempat yang tidak mau disebut namanya (red) menyampaikan, dengan adanya aktifitas penambangan galian C itu tanah di Desa tungoi satu, tepatnya di Keberadaan galian C tersebut membuat resah warga sekitar.

“Banyak sekali truk pengangkut Tanah hasil galian tersebut,” ujar warga kepada awak media.

Dia menceritakan kegelisahan warga antara lain karena pengangkutan hasil galian menggunakan truk jumbo, juga tidak menggunakan terpal pelindung, dengan pengangkutan yang melebihi tonase mengakibat kerusakan jalan yang di laluinya, apalagi saat sekarang sudah masuk musim penghujan, sehingga jalan licin akibat banyaknya material tanah yang terjatuh.

Ditambah lagi saat ini sudah mulainya masuk sekolah, dengan adanya hilir mudik kendaraan penambang galian C, indikasinya tentunya sangat rawan menimbulkan kecelakaan dan kemacetan di sepanjang jalan dan secara tidak langsung juga bisa mengakibatkan jalan bisa rusak,” ulas warga.

Hal senada juga dikatakan oleh warga Desa lain, jalan yang dilalui hasil pengangkutan galian C yang tidak mau disebut namanya. Ia menuturkan, adanya aktifitas galian C tersebut secara tiba-tiba. Yang tanpa adanya koordinasi dengan pihak warga setempat. Sejumlah warga sekitar bercerita bila mereka tidak tahu menahu mengenai keberadaan galian C tersebut.

“Kami berharap, para pengusaha tambang atau galian C memberi tahu warga terlebih dahulu sebelum beraktifitas. Setidaknya mendapatkan persetujuan dari pihak Pemdes setempat, karena sepengetahuan kami, setiap membuka usaha haruslah sepengetahuan Pemdes dan seijin warga sekitar,” harapnya.

Warga juga berharap agar ada penindakan tegas dari pihak terkait dengan adanya galian C ilegal ini

 

Pewarta : Tim/Cr07

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *