Pasca Terjadi Bentrokan di Bolingongot, DPRD Minta Kapolres Bolmong dan Kapolres KK tutup Aktivitas PT BDL

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Bolmong – Timbulnya bentrok sekelompok pekerja PT Bulawan Daya Lestari (BDL), dan Puluhan Warga Desa Toruakat menandakan begitu besarnya kekayaan sumber daya alam (SDA) di Bolaang Mongondow (Bolmong).

Anggota DPRD Bolmong Febrianto Tangahu meminta kepada Pemkab Bolmong untuk segera menjadikan Potolo dan Monsi sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Yang sepenuhnya di kelola oleh masyarakat.

Tak hanya itu, ia meminta kepada Kapolres Bolmong dan Kapolres Kota Kotamobagu (KK) untuk memberhentikan sementara aktivitas PT BDL di Lokasi Monsi.

“Bila belum kantongi izin saya minta agar di tutup dulu aktivitas tambang, ini demi menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah,” ujar Anto nama akrabnya, Rabu (29/09/2021) dalam rapat paripurna dua ranperda APBD Perubahan 2021 dan Ranperda Retribusi Pelayanan Kesehatan.

Lanjut dia, Kepolisian juga segera tertibkan premanisme yang jadi kaki tangan PT BDL, saat menghadang warga desa Toruakat.

“Saya harap segera ditindaki dan dihukum para oknum yang diduga gunakan senjata api dan Senjata tajam di Lokasi PT BDL sehingga timbulkan korban jiwa,” tegas Anto.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling juga meminta kepada OPD yang terkait agar dapat mengambil langkah – langkah untuk mencegah terjadinya lagi bentrok kedua kelompok masyarakat.

“Untuk Polres Bolmong segera ungkap aktor intelektual yang jadi dalang terjadinya bentrok diperkebunan Bolingongot. Mengakibatkan korban jiwa dari warga desa Toruakat, kecamatan Dumoga,” tegas Welty.

Sebelumnya, Kapolres Bolmong AKBP Dr Nova Irone Surentu SH mengatakan saat ini pihaknya masih mengumpulkan data keterangan saksi untuk mengungkap keterlibatan siapa dalang terjadinya bentrok kedua kelompok tersebut.

“Berikan kesempatan kepada kami baik Polres Bolmong dan Polres Kota Kotamobagu untuk selesaikan masalah ini. Saya minta warga kedua desa Toruakat dan Mopait untuk tidak ada aksi balas dendam. Berikan kepercayaan kepada kami untuk ungkap siapa oknum atas meninggalnya satu orang warga desa Toruakat,” ulas Kapolres perempuan pertama di Bolmong tersebut.

 

Pewarta : Cr07/Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *