Merugi Rp 109 milyar, Tiga Petinggi PT PSU Tersandung Dugaan Korupsi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Penyidik Pidsus Kejati Sumut menetapkan tiga tersangka, terkait dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi sejak tahun 2007 sampai 2019 di PT Perkebunan Sumatera Utara (PT PSU).

Kepala Kejati Sumut IBN Wiswantanu melalui Kasi Penkum Yos Arnold Tarigan, Rabu (29/9/2021) menyebutkan kerugian negara dalam perkara ini mencapai Rp 102 milyar.

Disebutkan, ketiga tersangka antara lain, MSH sebagai Manager Kebun Simpang Koje tahun 2011-2013, HC sebagai Direktur PT PSU tahun 2007 – 2010, dan DS selaku Ketua Panitia Ganti Rugi dan Manager Kebun Simpang Koje tahun 2007-2010, Ketua Panitia Ganti Rugi dan Manager Kebun Kampung Baru tahun 2015-2018.

Menurut Yos, dugaan tindak pidananya adalah (1) Pelaksanaan Proyek Pengembangan Areal PT PSU di Desa Simpang Koje, (2) dugaan Penyalahgunaan Anggaran Pemeliharaan Kebun Simpang Koje tahun 2011-2013,

Kemudian (3) dugaan tindak pidana korupsi dalam Pelaksanaan Proyek Pengembangan Areal PT PSU di Desa Kampung Baru Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal tahun 2011-2019.

Ditambahkan, dari hasil pemeriksaan dan penghitungan kerugian keuangan negara oleh akuntan publik, diperoleh nilai kerugian negara mencapai Rp 109.263.887.612,00.

Sebelumnya, lanjut mantan Kasi Pidsus Kejari Deli Serdang ini, Kejatisu telah mengeksekusi lahan seluas 626 hektare milik PT Perkebunan Sumatera Utara (PSU).

” Penyitaan ini dilakukan karena lahan tersebut diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi tahun 2007-2019″ sebut Yos.

Lebih lanjut dikatakan, eksekusi lahan dilakukan berdasarkan Penetapan PengadilanTipikor Medan Nomor 34/SIT/PIDSUS-TPK/PN.MDN tanggal 2 Juni 2021.

Areal yang disita berada pada dua lokasi, Desa Simpang Koje, Kec. Lingga Bayu, Kab. Mandailing Natal seluas 518,22 Ha. Kemudian di Desa Kampung Baru seluas 106,06 Ha areal bertanam dan belum tanam seluas 1,8 Ha.

“Lahan tersebut merupakan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan bukan lokasi yang dapat dikelola PT PSU. Lahan tersebut juga masuk dalam dugaan tindak pidana korupsi pada PT PSU Tahun 2007-2019,” jelasnya.

Menurut Yos, ketiga tersangka diancam Pasal 2 ayat 1, Pasal 3 junto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

 

Pewarta : ZH

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *