Emas untuk Papua, pesan Moria Manalu Harus ada Generasi Muda Atlet Wushu PON XX

  • Whatsapp
Moria Manalu bersama ketua Pencab wushu kab Merauke

MITRAPOL.com, Merauke – Partai final yang mempertemukan Papua dan Jateng dikelas 60 kilogram nomer putri wushu sanda, antara Moria Manalu Vs Thania Kusumaningtyas, sangat dinantikan para pendukung asal Papua. Minggu (3/9/2021),

Para pendukung Moria bersorak gembira ketika melihat penampilannya, pada babak pertama Moria sempat dijatuhkan petarung berumur 21 tahun asal Jateng “Thania”, akan tetapi hal tersebut tidak berlangsung lama atlet papua berumur 34 tahun itu kembali bangkit dan memberikan perlawanan, terlihat beberapa tendangan serta pukulan keras yang disertai teknik bantingan, berhasil mencuri nilai.

Moria Manalu di babak kedua makin agresif melakukan serangan dan berhasil menundukkan Thania Kusumaningtyas. Dan Moria Manalu dinyatakan sebagai pemenang San-Shao Wushu Sanda 60 kilogram.

Berikut kata Moria Manalu; puji Tuhan saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan medali emas untuk Papua, dan memberikan yang terbaik untuk semua yang selalu mendukung dan mendoakan saya.

Sudah saatnya generasi muda untuk mengambil alih estafet prestasi Wushu kedepannya, karena umur saya sudah tidak muda lagi, untuk diharapkan atlet muda nanti dapat membanggakan Indonesia di Event – Event bersar nantinya.

Untuk atlet muda berprestasi sudah ada, bisa dilihat dari PON XX ini banyak atlet muda yang meraih medali emas pada cabor wushu. kita doakan agar mereka nantinya dapat mengharumkan nama Indonesia di kanca internasional.

 

Pewarta : Yanes

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *