Program PKT, Pembangunan drainase di Desa Sukacari Lamtim memajukan Perekonomian warga setempat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lampung Timur – Padat Karya Tunai merupakan salah satu gagasan Program unggulan Presiden Ir. Joko Widodo melalui Padat Karya Tunai (PKT). Diantaranya kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan Pasal 4 UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengaturan desa bertujuan antara lain untuk memajukan perekonomian masyarakat desa, mengatasi kesenjangan pembangunan, serta memperkuat masyarakat desa sebagai subyek pembangunan.

Salah satunya pembangunan drainase di sepanjang Jl. Raya Soekarno Hatta Kecamatan Batanghari Nuban Lampung Timur. Terlihat dari pemasangan batu mortar telah sesuai dengan RKA (Rencana Kegiatan Anggaran).

Hal ini disampaikan, Ujang Sofyan YS selaku Kepala Desa Sukacari Batanghari Nuban Lampung Timur, bahwa telah menyampaikan melalui rapat musyawarah terkait adanya program revitalisasi drainase melalui Padat Karya Tunai (PKT).

” Pada bulan Agustus lalu, kami bersama masyarakat serta dinas PUPR Provinsi Lampung, sudah melakukan rapat musyawarah dan sosialisasi di Balai Desa Sukacari, terkait adanya program revitalisasi drainase tentang Padat Karya Tunai (PKT) di Dusun I,” ujar Kepala Desa Sukacari.

Lebih lanjut, Ujang selaku Kades Sukacari mewakili masyarakat sangat bersyukur adanya program padat karya tunai dari pihak kementerian PUPR Bina Marga yang telah melibatkan warga setempat.

Program pembangunan ini sangat baik, masyarakat lokal bisa memberdayakan dan melibatkan secara langsung. Mengingat sulitnya lapangan pekerjaan dan saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19. Tentu ini sangatlah membantu warga kami, dalam perkerjaan ini bisa kita cross check (pantau, red) di lapangan terkait spesifikasi langsung dan ukurannya.

“Tunjukkan dimana yang tidak sesuai dalam pengerjaan revitalisasi drainase ini, jangan hanya menyalahkan pekerjaan, kalau ada warga yang belum mengerti dan ingin tau dalam proses pengerjaan, tolong hubungi kami, jangan menyalahkan tanpa dasar,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Amir (43) perwakilan warga masyarakat Sukacari Dusun 1, mengakui, bahwa beberapa warga masyarakat sekitar ikut bekerja dan dilibatkan secara langsung dalam pembangunan tersebut.

” Alhamdulillah, terimakasih atas keterlibatan kami dalam proses pembangunan ini. Mulai dari proses galian serta para pekerja itu bisa di kerjakan sama pihak warga sekitar. Kami sangat bersyukur kami bisa diperdayakan dalam pembangunan,” akui Amir.

Warga lainnya, Idham menuturkan, dengan adanya pekerjaan merasa terbantu terutama dalam perekonomi warga.

” Warga di sini yang ikut membangun, tentu sebaik mungkin agar hasil dari bangunan tersebut berkualitas dan bisa bertahan lama,” tutur Idham.

Sebagai penutup di kesempatan yang sama, Boby Wijaya Nugroho, S.E sebagai Pengawas lapangan PUPR Bina Marga Provinsi Lampung Boby, menjelaskan telah mengawasi dan monitoring saat pemasangan batu mortar.

” Sebagai pengawas lapangan yang ikut meninjau dan memantau dalam pasangan batu dalam pembangunan drainase, bahwa telah sesuai dan mengacu dari Rencana Anggaran Belanja (RAB). Perlu diketahui, bahwa pengerjaan revitalisasi drainase ini masih tahap pembangunan belum dinyatakan selesai,” tutup Boby di dampingi Nico Permana.

Tim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *