Final Sepak Bola Putri Papua vs Jawa Barat, Stadion Katapal Papua di Padati ribuan Penonton

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Merauke – Antusiasme masyarakat Papua yang begitu tinggi menyaksikan final sepak bola putri antara tuan rumah Papua dan Jawa barat, membuat panitia pelaksana cabang olahraga sepak bola putri PON XX papua, harus bekerja ekstra untuk mengatasi dan mengendalikan situasi distadion katapal, Senin (11/10/2021)

Terlihat ribuan orang penonton datang untuk menyaksikan pertandingan final sepak bola putri tim Papua vs Jawa Barat.

Pertandingan final yang bisa dibilang ideal jika berkaca pada rekam jejak kedua tim mulai dari babak penyisihan grup hingga pertandingan semifinal

Papua dan Jawa Barat sebelumnya pernah bertemu pada babak penyisihan Grup A yang dimenangkan oleh tim tuan rumah papua dengan skor tipis 1 – 0 dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut.

Tuan rumah tentu akan sangat diuntungkan dengan adanya dukungan penuh penonton di Merauke yang selalu meramaikan stadion ketika tim sepak bola putri Papua bertanding.

Belum lagi motivasi untuk mempersembahkan medali emas dari sepak bola yang bagi masyarakat Papua sudah menjadi olahraga populer yang tak terpisahkan dalam keseharian.

Salah Satu penonton mengungkapkan, Ini baru pertama kali kami menyaksikan pertandingan langsung distadion, suatu kebanggaan tersendiri bisa menoton pertandingan final sepak bola putri kelas nasional PON XX.

“Masih kata penonton, Saya datang bersama dengan keluarga untuk mendukung tim Papua, kita semua yakin pasti menang, sembari mengatakan torang bisa,” Singkat pria itu.

Dari pantauan media mitrapol.com dilapangan. Banyaknya penonton tidak dapat masuk kedalam stadion, karena dibatasi oleh panitia pelaksana mengingat situasi covid 19.

Diluar stadion panitia telah memasang layar untuk menonton secara langsung pertandingan final sepak bola putri. Agar para penonton bisa menyaksikan langsung walaupun lewat layar yang sudah di siapkan oleh para panitia PON XX PAPUA, “Terlihat situasi begitu kondusif, aman terkendali hingga seluruh membubarkan diri.

Pewarta : Yanes on.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *