Bupati Nagan Raya Tidak Tepati Janji, Warga 4 Desa Blokir Jalan dan Ancam Pindah ke Aceh Barat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nagan Raya – Ratusan warga dari empat desa di kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya memblokir akses jalan menuju desa mereka dengan alasan menuntut janji Bupati Nagan Raya HM. Jamin Idham saat kampanye pada Pilkada 2017 silam, untuk memperbaiki jalan desa mereka dan keempat desa tersebut masing-masing Kuta Makmue, Gunong reubo, Macah dan seumambek.

Aksi tersebut dimulai sejak pagi, Rabu (13/10/2021) dan baru dibuka sekira pukul 14.30 wib setelah terjadi negosiasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Nagan Raya, AKP. Machfud SH.MM, karena kepiawaian sang kasat Reskrim ini kemarahan warga berhasil diredam,

Pendemo yang kebanyakan kaum ibu – ibu ini sebelumnya saat terjadi dialog antara para pendemo dengan ketua DPRK, Jonianidi dan anggota DPR lainya sempat terjadi ketegangan dan situasi sempat memanas, para pendemo meminta untuk dihadirkan Bupati HM. Jamin Idham. Karena menurut warga Jamin Idham telah mengkhianati janjinya saat kampanye dulu dan melanggar perjanjian yang sempat ditanda tangani diatas materai,

“Kami meminta agar pak Jamin Idham hadir kesini untuk menyelesaikan janji politiknya,” teriak para pendemo,

Dan bila pak Jamin tidak datang kami tidak membuka blokir akses jalan ini, karena sudah lama kami menderita menghirup debu jalan yang tak kunjung diaspal kata para pendemo.

Salah seorang pendemo juga mengatakan bila tahun ini tidak di aspal kami akan pindah menjadi penduduk Aceh Barat dengan mengembalikan KTP Nagan Raya.
Dilokasi tersebut terlihat hadir ketua DPRK, Joniadi, Wakapolres, Kompol Alwin, kasat Intel, AKP. I Ketut Supriatna, kasat Sabhara, Andriansyah serta anggota DPRK Zulkarnain, Junit Arianto, Ubit Yahya, dan T. Bustamam, kadis PUPR Tamarlan, ST.

Kadis PUPR, Tamarlan mengatakan jika rencana peningkatan jalan ini sudah pernah diajukan ke pusat melalui dana bantuan keuangan akan tetapi tidak ditransfer dan melalui APBA tahun 2021 juga gagal karena pemotongan dana untuk Covid-19, akan tetapi untuk tahun 2022 akan jadi prioritas pihaknya,” ucapnya.

Setelah dibuka akses jalan maka warga pun kembali kerumah masing-masing.

Pewarta : Teuku Ridwan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *