Ledakan Sumur Minyak Illegal belum bisa dipadamkan, 1 Unit Excavator ikut terbakar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Muba Sumsel – Ledakan sumur minyak illegal atau Illegal Driling yang terjadi di Desa Keban 1 Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Muba, Senin (11/10/21) kemarin sampai kini api masih menyala.

Tiga titik tempat sumur minyak menyemburkan api dan gas, bahkan semburan api yang menjulang lebih kurang 30 meter tersebut menghanguskan 1 unit excavator.

Dari pantauan dilapangan, warga di sekitar lokasi pun tak berani mendekat sebab hawa panas menyengat begitu terasa dalam radius 100 meter. Beberapa pohon di area semburan api dan gas pun spontan mati ditambah asap hitam pekat.

Tak pelak area tanah sekitar titik semburan pun turut menghitam karena hangus. Kondisi tersebut diperparah dengan cuaca yang cukup terik sehingga hawa panas begitu terasa.

Bahkan semburan yang cukup besar dari lobang yang mengeluarkan gas terdengar seperti desingan pesawat jet yang akan lepas landas. Sedangkan sumur yang mengeluarkan minyak mentah tidak terlalu tinggi dan mengeluarkan asap hitam.

Warga di sekitar lokasi pun dibuat panik sebab semburan pada titik yang mati keluar minyak lagi. Sehingga sewaktu-waktu berpotensi meledak dan membahayakan warga.

Camat Sanga Desa, Hendrik yang turut berada di lokasi kejadian mengatakan, tim dari pemadam kebakaran, TNI, Polri sudah turun dan berupaya melakukan pemadaman.

“Satu sumur berhasil di padamkan sekitar pukul 14.00 WIB. Sisa dua sumur lagi yang menyemburkan gas dan minyak,” ujarnya.

 

Pewarta : Anto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *