Warga Pancer Tolak Proyek Air Bersih Skala Besar

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Banyuwangi – Aksi penolakan warga dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, terhadap adanya proyek sumur bor berskala besar di wilayahnya terbukti.

Gerakan massa yang menolak proyek air bersih tersebut dibuktikan dengan mengusir truck bermuatan mesin yang akan digunakan dalam proyek tersebut pada hari, Senin lalu (11 Oktober 2021).

Beberapa warga menyatakan bahwa sebenarnya mereka memang membutuhkan air bersih untuk dikonsumsi sehari-hari, namun tidak dalam skala besar.

“Kami hanya butuh sumur bor skala kecil, tapi kenapa yang akan dilaksanakan proyek sumur bor berskala besar. Kami khawatir sumur bor itu nanti malah membawa dampak kurang baik bagi debet air pada sumur-sumur tradisional yang ada,” ungkap salahsatu warga Roworejo pada wartawan. Rabu, (13/9/2021).

“Hal itu sudah kami sampaikan saat terjadi mediasi di balai desa beberapa waktu lalu, makanya ketika alatnya didatangkan ya kita usir bersama-sama, karena tidak sesuai dengan kebutuhan kami,” tambahnya.

Zainal Arifin warga lainnya, menyebutkan jika sebenarnya kebutuhan air bersih untuk warga bisa terpenuhi dengan memanfaatkan sumber mata air yang tersedia di gunung Salakan tanpa harus membuat sumur bor.

“Ada sumber air bersih yang ada di wilayah gunung Salakan, sebenarnya kita tinggal mengelola saja tanpa harus membuat sumur bor atau jika ingin membuat sumur bor ya tidak harus berskala besar seperti itu,” ucapnya.

“Warga juga yakin sumber mata air yang ada di gunung Salakan sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih mereka,” tutup Ari.

Pewarta : Fery.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *