ICPW: Andika Sosok Yang Paham Perang Hybrida, Kedepan

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Pentingnya, Panglima TNI kedepan yang menjabat sebagai sistem pertahanan negara kita adalah orang yang paham perang Hybrida, Tekhnologi, Media Sosial dan Teritorial serta manajemen tempur yang handal.

Hal itu, dsampaikan oleh Ketua Presidium Indonesian Civil Police Watch (ICPW), Bambang Suranto.

Menurutnya, Andika Perkasa adalah salah satu kandidat kuat menjadi Panglima TNI.
“Beliau diprediksi bersaing ketat dengan KSAL Yudo Margono untuk menggantikan Panglima TNI Hadi Tjahjanto,” kata Bamsur, panghilan akrabnya, di Jakarta, jumat tadi (22/10/21).

Bagi Bamsur, keuntungan bagi Andika Perkasa untuk menduduki kursi orang nomor satu dianggap memiliki track record baik saat menjadi KSAD.

“Andika himgga saat ini masih berpeluanh besar,” kata Bamsur.

Jenderal Andika mempunyai latar belakang pendidikan yang maju.

Pendidikan umum, The Military College of Vermont, Norwich University (Northfield, Vermont, Amerika Serikat).

Seskoad terbaik tahun ’99 – 2000 ini, sempat menimba ilmu di National War College, National Defense University, Amerika Serikat.

Dia pun pernah menempuh pendidikan di The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, Universitas George Washington, Amerika.

Ditambah, Andika Perkasa memiliki catatan bagus di bidang intelijen.

Hal lain, kedekatan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI Purn Hendropriyono dengan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

Hendropriyono sendiri merupakan mertua Jenderal Andika Perkasa.
“Ini bisa menjadi jalan Andika menjadi Panglima TNI,” kata Bamsur.

Melihat dari pertimbangan ini, kata Bamsur, kebutuhan organisasi TNI dalam kurun waktu ke depan sebagai bagian dari modernisasi Alutsista. ” “Sehingga sangat dibutuhkan kemampuan manajemen tempur dan diplomasi militer yang handal seperti Andika,” pungkasnya.

Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *