Ketum dan pembina Yayasan YP.Resikobra juga ikut menghadiri acara Deklarasi PJBN Jakarta Barat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Deklarasi Pengurus Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Dewan Pimpinan Daerah wilayah Jakarta Barat dilaksanakan di Jalan Raya Daan Mogot KM 18 Kalideres Jakarta Barat. Sabtu (23/10/2021).

Kegiatan tersebut selain dihadiri Ketua Umum Paguron Jalak Banten Nusantara (PJBN) Drs., KH. TB. Sangadiah MA., yang didampingi putrinya sebagai dewan pengurus harian PJBN Hj. Rayu Ageng Rekawati dan hadir pula Dewan Pembina DPP PJBN Abah Anton Charlyan MPKN, juga ketua umum Yayasan Presidium Korban Narkoba (Yp.resikobra) Riska Puspita Sari yang dinampingi pembinanya Ki PrabuPati seta Bidang Dakwah dan Syiah DPP PJBN Buya Muhtadin Dewan Pendekar DPP PJBN KH., Edi Sutisna Rasa M.Ag., dan Puluhan perwakilan dari berbagai daerah yang tergabung dalam PJBN serta anggota se-Jakarta Barat.

Acara dimulai dengan Dakwah dan Syiah kemudian dilanjutkan dengan antraksi seni budaya pencak silat yang ditampilkan dihadapan ratusan undangan.

Diacara tersebut Abah Anton Charlyan matan Kapolda Jawa Barat mengatakan,” Saya hadir untuk melantik pengurus BJBN Jakarta Barat, agar tetap setia dengan NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhinneka Tunggal Ika, dan menjujung tinggi kehormatan Paguron Jalak Banten dengan melakukan tugas sungguh-sungguh serta bertanggung jawab, semoga deklarasi ini berguna bagi Agama Nusa dan Bangsa serta Negara.

Ditempat yang sama, Mukhlisin Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi mengatakan, bahwa PJBN wilayah Jakarta Barat kepengurusan sudah lengkap, makanya kita deklarasi hari ini.

lanjut ia, Untuk wilayah Jakarta Barat, PJBN ini baru terbentuk di th 2021, sedangkan PJBN sendiri berdiri pada tahun 2006 yang lalu,” ucapnya.

Masih Mukhlisin, selain Deklarasi, “Ke juga mengadakan pentas seni sanggar budaya Debus dari Banten, Tausyiah dan pengobatan alternatif gratis.

Didalam PJBN sendiri tujuannya lebih pada pengembangan Budaya, sosial, ekonomi, dan juga keagamaan, perlu di ingat bahwa PJBN sendiri bukan Organisasi, tapi wadah perkumpulan orang dengan tidak memandang Suku, Agama, Etnis, dan Budaya menyatu di dalam PJBN, bahkan Ormas kita akan rangkul untuk bersinergi supaya kokoh.

Masih hal yang sama, Jadikan PJBN ini menjadi kebutuhan kita untuk bisa membantu masyarakat yang tidak tau sejarah supaya tau sejarah budaya yang ada di Negara kita yang sangat kaya budaya,” pungas Mukhlisin.

Pewarta : Muklis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *