Penggerak PKK Kedungtuban peduli Stunting dan pernikahan dini

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Blora – Penggerak PKK Kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora, yang berada di wilayah Blora timur mencegah persoalan stunting (gizi buruk) dan pernikahan dini.

Ketua Kelompok TP PKK kecamatan Kedungtuban kabupaten Blora Ibu Asrofin di pendopo kecamatan Kedungtuban, Rabu (27/10/21) menyatakan, perlu keterlibatan lembaga di daerah untuk melakukan langkah-langkah nyata dalam melakukan pencegahan terhadap stunting dan pernikahan dini.

Acara juga dikemas dengan ramah tamah dan pengenalan lebih dekat karna Ibu Asrofin baru sekitar satu minggu mengikuti suaminya Rajiman, S.I.P. M.Si yang saat ini baru menjabat sebagai camat kedungtuban.

Berkaitan dengan kondisi Kabupaten Blora yang berada di wilayah Kedungtuban dan sebagian masih berada di pelosok dan perdesaan, dengan situasi kehidupan yang sangat membutuhkan bimbingan untuk menyikapi persoalan gizi juga pernihan dini.

Ia menegaskan pencegahan kasus stunting dan pernikahan dini menjadi fokus perhatian TP PKK Kedungtuban sehingga dalam waktu dekat ini akan digelar sosialisasi dengan melibatkan penggerak PKK di desa se kecamatan Kedungtuban, di tiap_tiap Rukun Tetangga (RT).

“Kami dari TP PKK Kedungtuban rencananya menggelar sosialisasi tentang pencegahan stunting dan pernikahan dini,” kata istri dari Camat Kedungtuban.

Pandemi COVID-19 diakui masih menjadi tantangan dan hambatan untuk mengefektifkan program-program kerja dalam pelaksanaan sosialisasi ini. “Semoga tidak mencekam lagi pandemi COVID-19 supaya kami bisa melaksanakan sosialisasi soal stunting dan pernikahan dini,” ungkap dia.

Dia menilai kasus stunting terjadi karena anak dilahirkan dalam kondisi kurang gizi sejak dalam kandungan. Kemudian, stunting juga disebabkan oleh pernikahan dini saat rahim ibunya belum siap untuk dibuahi.

“Mengenai sosialisasi kasus stunting dan pernikahan dini ini menjadi program prioritas kelompok kerja I TP PKK Kedungtuban,” ucapnya.

Pewarta : Menco

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *