Dinyatakan tidak lulus tes akademisi, pendukung Mashendra siap golput

  • Whatsapp

MITRAPOL.com. Cirebon Jabar – Pendukung Salah satu Calon Kepala Desa Ciperna siap Golput jika kekecewaan Masyarakatnya tidak diakomodir oleh pihak-pihak yang berkepentingan dalam hal penyelenggara pemilihan Kades.

Diketahui dari 6 calon yang terjaring oleh Panitia Pilwu itu hanya Mashendra yang dianggap mampuh melaksanakan ujian tes Akademis.

IF Warga Blok Buk Cilik Rt.01/Rw 03, Desa Ciperna Kabupaten Cirebon Jawa Barat salah satu pendukung Mashendra kepada Mitrapol menyampaikan rasa kekecewaannya.

Dirinya merasa kecewa dan meminta pihak Panitia untuk melakukan uji ulang (Tes Akademis di Ulang). Kekesalan atas kekecewaan kami akan kami luapkan dengan tidak akan datang ke Tps (Golput), ujar warga Desa Ciperna, Sabtu (23/10/2021).

Benar pak, konon katanya kalau calon yang kami usung tidak lulus uji tes Akademisi dan tidak dilakukan Uji Tes Akademisi Ulang, kami akan tetap tinggal dirumah tidak pergi ke TPS kami sudah sepakat dengan pendukung Mashendra yang lainnya akan melakukan Golput jika Tes Akademisi tidak diulang, jelasnya.

Dirinya menambahkan bahwa ini anak muda yang punya kuwalitas dengan kaum muda atau kaum tua, anaknya supel pintar dibidang IT dan pergaulan dengan rekan-rekan sebayanya sangat dekat, ko ga lulus saya jadi heran. Padahal calon yang lain belum tentu bisa mengoperasikan komputer tapi ko lulus, disini kurangnya transparan antara hasil dengan nilai yang didapatkan oleh peserta ujian tes Akademis,tegasnya

Sementara Ketua PPS Desa Ciperna, Anindito, saat dihubungi awak media mengatakan bahwa untuk calon yang gugur dalam uji Kompentensi tes Akademis pada prinsipnya boleh-boleh saja mengajukan keberatan dan itu hak Calon sebagai Warga Negara, namun harus melalui jalur mekanisme yang benar itu kan hasil murni dari tim penguji Universitan Muhammadiyah Cirebon (UMC), ujarnya

Terlepas itu ahli dibidang IT atau tidak, yang jelas nilainya dibawah rata-rata, mungkin dari nilai nilai materi lain sehingga membuat Calon itu sendiri gugur pak, jelasnya.

Untuk hal ini boleh-boleh saja mengajukan keberatan yang pasti jangan sampai setelah penetapan, kalau sudah penetapan, kan ga bisa lagi. tegas Anindito

Sementara di tempat terpisah, Mashendra menyampaikan bahwa memang benar ada Nota Keberatan dari pendukung Mashendra, dan sudah dilayangkan ke Ketua PPS dengan Camat Talun, namun ketika ditanya apakah itu ada komando dari Mashendra ?, dirinya tidak tau menahu mungkin bentuk kekecewaan sehingga punya inisiatif seperti itu, tutupnya.

 

 

Pewarta : Darto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *