Dua “Putra Mahkota” Nagan Raya di Periksa KPK

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nagan Raya – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), setelah melakukan pemanggilan terhadap dua orang Pejabat Dinas Pemerintahan Nagan Raya, dua hari yang lalu, kini giliran dua “putra mahkota” Bupati Nagan Raya yang di periksa oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sang “Putra Mahkota” itu, yakni Jamal Idham dan sang adik Bakri Idham, keduanya diinfokan telah mendatangi gedung BPKP Aceh untuk memenuhi panggilan dari KPK, Kamis (28/10/2021).

Info yang di dapat oleh awak Mitrapol, sekira pukul 10.00 Wib, Jamaludin,SH.MH merupakan anak dari Bupati Nagan Raya saat ini, yang juga menjabat sebagai Ketua KONI Nagan Raya, terlihat tiba di gedung BPKP Aceh dengan mengenakan kemeja putih, celana jeans hitam serta memakai topi hitam bermasker putih.

Pemanggilan kedua “Putra Mahkota” tersebut oleh KPK diduga terkait atas perizinan Pembangunan PLTU 3-4 di Suak Puntong, Kuala Pesisir Nagan Raya.

“Putra mahkota” dari Bupati Nagan Raya itu, terindikasi terlibat dalam proses Perizinan Pembangunan PLTU 3-4 yang patut diduga adanya unsur gratifikasi dari investor guna memperoleh izin pembangunan “Proyek Raksasa” tersebut.

Issue yang beredar di masyarakat Nagan Raya jika ada sejumlah pejabat lain yang juga dipanggil oleh KPK, diantaranya Ir.Hisbul Watan mantan kadis perizinan dan Ir.Ardi Martha mantan kadis PUPR Nagan Raya.

Masyarakat sedang menunggu hasil akhir dari KPK, yang telah menyeret dua “Putra Mahkota” Nagan Raya.
Akankah “Misteri gunung korupsi” di Nagan Raya mulai terungkap satu-persatu oleh KPK…?

Ntahlah…!
Hanya Tuhanlah yang tau…

Media Mitrapol menunggu konfirmasi dari semua pihak yang terkait dalam pemberitaan ini.

Pewarta : Teuku Indra

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *