Pompanisasi di Kp. Ranca Jaya Desa Karya Sari diduga mangkrak dan belum difungsikan

  • Whatsapp
ilustrasi by google

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Pengairan atau Irigasi adalah suatu usaha mendatangkan air dengan membuat bangunan dan saluran-saluran untuk ke sawah-sawah atau ladang-ladang dengan cara teratur. Apabila terdapat air yang berlebihan dalam tanah maka perlu dilakukan pembuangan (drainase), agar tidak mengganggu kehidupan tanaman.

Menteri Pertanian (Mentan) sedang mengembangkan irigasi perpompaan dan perpipaan untuk mengatasi kurangnya air di persawahan dan tanaman lainnya.

Namun tujuan dari Kementrian pertanian ini belum bisa dirasakan oleh masyarakat, seperti kelompok tani di Kp. Rancajaya RT.02/02, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, dimana program pompanisasi yang menghabiskan anggaran sebesar kurang lebih 195 juta itu tidak berjalan.

Kami masyarakat ingin menikmati atas manfaat dari pompanisasi ini pak, bangunan saja masih mangkrangkak pak, sedangkan kami sangat membutuhkan air, paparnya.

Jika pompanisasi berpungsi mungkin untuk 100 hektare bisa terairi pak, sedangkan sekarang kami ini hanya menunggu adanya hujan, terus apa gunanya adanya pembangunan pompanisasi ini pak, teranya lagi.

Sekarang aja pipa-pipanya sebagian belum dipasang ko, seharusnya ada pengecekan dari dinas pertanian sampai berpungsinya akan pompanisasi ini. Lanjutnya. Saptu, (30/10/21).

Yang jelas menurut kami ini pompanisasi ini tidak berpungsi pak, kami sampai saat ini hanya mengandalkan turunnya hujan.

Pembangunan Pompanisasi ini diterima oleh kelompok Tani Karya Motekar yang diketuai oleh Jarman ini menurutnya itu bukan tidak berfungsi, tetapi masyarakatnya saja yang tidak mau bergerak.

Masyarakatnya aja yang tidak mau gerak pak, terang Jarman melalui telepon selulernya.

Itu sebenarnya tinggal start saja pak, itu bisa dipergunakan pak, masyarakatnya aja belum membutuhkan pengairannya pak.

Tau ini, ini mulai nebar lagi nih, mulai nanam bibitnya, tambahnya

Itu sudah difungsikan, masyarakatnya aja belum membutuhkan pak, itu tinggal start aja pak, pipa-pipanya sudah terpasang. Singkatnya.

Kabid PSP Uun melalui SMS whasap nya ketika dipertanyakan belum berfungsi pompanisasi didesa karya sari ini mengatakan nanti kita cek.dengan singkat.

Sampai pemberitaan ini ditayangkan terbukti keberadaan irigasi tersebut belum memberikan nilai tambah cukup tinggi terhadap hasil pertanian persawahan masyarakat.

Adapun pengembangan irigasi perpompaan bertujuan untuk memanfaatkan potensi sumber air permukaan sebagai suplesi air irigasi bagi komoditas tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan serta budi daya ternak.

 

Pewarta : R. Siregar/Wahyudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *