Tinggi menjulang, Pedagang Samber Park Metro resah takut pohon tumbang

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Sejumlah pedagang Durian maupun warung yang ada di kawasan wisata Samber Park Kota Metro dan warga yang sering melintas di kawasan tersebut saat ini sedang resah.

Pasalnya di jalan tersebut yang ramai dilalui terdapat sejumlah pohon besar dan tinggi menjulang tanpa ada pemangkasan dari dinas setempat. Sehingga pohon besar tersebut tiba-tiba roboh dan menimpa tempat usaha mereka ataupun membahayakan para pengendara jalan yang melintas. Mengingat, pada saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Samadi ( 55) pedagang Samber Park mengatakan, jika pohon – pohon besar tersebut saat ini sangat membahayakan mereka. Ia meminta kepada pihak dinas setempat agar segera melakukan pemangkasan.

“Kadang saya kaget, tiba-tiba ada suara keras di atas atap. Ternyata ranting kayu pohon patah. Dan juga warga yang lewat juga sangat terganggu karena ada ranting patah dijalan berbatasan dengan makam itu. Saya mewakili para pedagang disini mohon pihak dinas setempat untuk dipotong/pangkas pohon – pohon ini. Apalagi sekarang musim hujan dan angin kencang. Terus terang kami tidak sanggup, khawatir ada sambungan kabel listrik dan tidak alat lengkap,” ujar Samadi kepada Mitrapol.com, Minggu, (07/11) siang.

Lain halnya dengan Wati, pengendara yang melintas menceritakan pengalamanannya waktu lalu saat berteduh akibat hujan di Samber Park.

“Kebetulan jemput anak pulang sekolah, pas hujan aku berteduh di lapangan samber. Tiba – tiba ada suara keras di atap tempat jualan ini. Kirain ada yang lempar, rupanya ranting pohon. Aku berharap, pihak dinas berwenang turun dan lihat dulu pohon-pohon besar dan tinggi ini. Bahaya atau tidak mereka juga pasti tahu,” tutur Wati dengan wajah tersenyum.

Di sepanjang jalan kawasan wisata Samber Park Kota Metro saat ini terdapat pohon-pohon tinggi dan rimbun bahkan lapuk, oleh karena itu pihak dinas yang berwenang agar segera melakukan pemangkas sebelum ada korban akibat pohon tumbang.

 

 

Pewarta : MM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *