Pencairan Program PKH Diduga Disalahgunakan oknum tidak bertanggungjawab

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pandeglang Banten – Penyaluran Bansos yang dikucurkan Kemensos RI di desa Sukadame kecamatan Pagelaran kabupaten Pandeglang diduga disalahkan gunakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Diketahui Pemerintah melalui Kementerian Sosial tidak sedikit mengucurkan bantuan yang disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) namun yang terjadi dengan KPM Desa Sukadame sebelumnya tidak memegang buku rekening atau ATM PKH sebab ATM tersebut dipegang oleh oknum kader Desa Sukadame selama bertahun-tahun dan baru diberikan beberapa bulan lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh LS seorang penerima PKH yang enggan disebutkan namanya.

“Saya merasa aneh dan heran dengan program PKH di desa Sukadame ini masa saya menerima uang PKH sebesar Rp 40.000 pertiga bulan dari awal adanya program PKH dan sampai sekarang, dan itu pun saya cuma menerima uang saja dari ibu Hafidoh selaku Kader desa Sukadame ini,” ujarnya kepada media, Selasa (9/11/2021)

“Juga ATM pun baru saya melihat beberapa bulan ini pak, dan karena beberapa bulan kesini saya tidak mendapatkan kata ibu Hafidoh ATM PKH saya selalu kosong,” bebernya.

Untuk buku rekening saja, lanjutnya, belum pernah melihat apa lagi memegang dan pendampingnya pun tidak tahu karena belum pernah mencairkannya, hanya menerima uang sebesar Rp. 40.000 dari Hafidoh katanya uang PKH, dan ATM dipegang atau dicairkan oleh Hafidoh itu pun bukan keinginannya.

“Ya cuma menerima segitu 40 ribu, padahal saya mempunyai anak 3, anak pertama SMP yang kedua sekolah SD dan yang ketiga Balita,” akunya.

Sementara itu Hafidoh selaku Kader Desa Sukadame saat dimintai keterangan mengatakan dirinya memegang kartu tersebut itu pun sesuai permintaan KPM.

“Mereka (KPM) tidak mau memegangnya dan pak Emed alias pak Adharudin sebagai pendamping PKH juga tahu kartu itu saya pegang dan saya cairkan di Brilink,” dalihnya.

Pewarta : Heru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *