Nasib ribuan Honorer belum jelas, Pemkab Mimika kembali menyurat penambahan kuota CPNS

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Timika – Meski sudah mengantongi 600 kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS). Bupati Mimika, Papua Eltinus Omaleng kembali menyurat dan meminta penambahan kuota pengangkatan tenaga honorer sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal ini lantaran masih banyaknya tenaga honorer di lingkup Pemkab Mimika yang belum jelas nasibnya.

Bupati Eltinus diketahui telah menyurat penambahan kuota CPNS secara resmi pada bulan Juni 2021 lalu hingga saat ini pihaknya masih menunggu jawaban.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Michael Rooney Gomar, S.STP.,M.Si

“Iya benar, untuk penambahan kuota CPNS bapak Bupati sudah menyurat secara resmi ke BKN RI, Mendagri, Gubernur Papua, BKD Provinsi Papua dan Kanreg Regional IIIX Papua sebanyak 600 CPNS lagi,” kata Sekda Gomar di Timika pada Rabu, (10/11).

Ia menjelaskan, pengajuan tambahan kuota dilakukan karena beberapa kabupaten/kota diketahui tidak turut serta dalam mengambil kuota 600 CPNS di daerahnya.

“Kita berharap, permintaan itu disetujui. Sehingga jumlah tenaga honorer di Mimika bisa berkurang, baik itu pengangkatan formasi CPNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK atau P3K),” jelasnya.

Pemkab Mimika saat inipun telah mengusulkan 600 tenaga honorer untuk diangkat sebagai CPNS berdasarkan kriteria dan prioritas.

Prioritas pertama adalah tenaga honorer K-2 dengan jumlah sebanyak 112 orang. K2 sendiri didalamnya diisi tenaga honorer yang sudah mengabdi cukup lama, terhitung sejak tahun 2011 dan pernah mengikuti tes CPNS pada tahun 2013 silam.

Sementara, prioritas kedua adalah bagi para tenaga honorer pribumi Amungme-Kamoro dan Papua lainnya.

Dimana, mereka diusulkan dalam kuota 600 CPNS berdasarkan masa kerja minimal 5 tahun, ijazah pendidikan minimal SMA atau Paket C, dan memiliki pengalaman kerja di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Perlu diketahui, secara keseluruhan jumlah tenaga honorer di lingkup Pemkab Mimika tercatat sebanyak 3.975 orang.

Dengan jumlah sebanyak itu, setiap tahun Pemkab Mimika harus menggelontorkan dana lebih dari Rp.147 Miliar untuk membayar biaya honorarium.

 

Pewarta : AQM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *