Pengembangan Food Estate Sumatera Utara, Bupati Pakpak Bharat: Kami siapkan sarana dan prasarana pendukung

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Pakpak Bharat – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung penuh rencana besar Pemerintah dalam membangun dan mengembangkan kawasan food estate di Sumatera Utara khususnya di wilayah Pakpak Bharat.

Hal ini dia sampaikan ketika hadir sebagai pembicara dalam acara “Sosialisasi Pengembangan Food Estate di Sumatera Utara’ yang digelar di Hotel Grand Cityhall, Medan (11/12/2021).

“Saya sangat berharap ditahun 2022 mendatng kawasan seluas lebih kurang 1440 ha yang telah kami persiapkan untuk kawasan food estate di Pakpak Bharat bisa dimulai, pengerjaannya bisa segera start, kami juga sudah siapkan anggaran untuk sarana dan prasarana pendukung dalam Rancangan APBD Tahun 2022, dari sisi kesiapan kami sangat siap, kami berharap dengan adanya program food estate ini dapat membantu kami dalam upaya membangun kesejahteraan bagi Pakpak Bharat, tentunya hal ini nantinya juga berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar, mengurangi tingkat pengangguran dan sebagaina, hal ini semua tentu akan berdampak pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati dalam acara ini.

Bupati dalam paparannya juga menjelaskan beberapa potensi besar Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya kawasan hutan siranggas yang sangat berpotensi besar bila dikembangkan menjadi objek wisata kelas dunia, kondisi tanah Pakpak Bharat yang sangat subur, beberapa produk unggulan Pakpak Bharat yang telah mendunia diantaranya teh daun gambir, serai wangi, nenas Pakpak Bharat yang telah diakui sebagai varietas asli Pakpak Bharat, kawasan objek wisata, serta beberapa hal lainnya.

Kabupaten Pakpak Bharat ini sebenarnya sangat kaya, kaya dengan Sumber Daya Alam yang melimpah, kaya dengan budaya pakpak serta kearifan local yang telah diwarisi sejak ribuan tahun silam, semua ini adalah modal besar kami dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat, bahwa masayarakat Pakpak Bharat yang nduma adalah cita-cita besar kami yang harus kami wujudkan, ungkap Bupati kemudian.

Dengan adanya program food estate ini tentunya akan sangat membantu kami dalam menggali potensi besar di Pakpak Bharat nantinya. Saat ini masalah besar yang kami hadapi adalah masalah keterbatasan Sumber Daya Manusia yang mumpuni, kita masih berupaya untuk terus mengembangkan kualitasa SDM kita khususnya dibidang pertanian dengan berbagai upaya akan tetapi masalah kekurangan SDM ini masih menjadi topic utama kami saat ini. Kedua adalah kekurangan sarana dan prasarana pendukung, sejak kami dilantik sebagai Bupati beberpa bulan lalu kami sduah menghitung dan memetakan ulang semua sarana dan prasarana pertanian yang kami punya, kami saat ini sangat kewalahan dalam hal sarana dan peralatan pertanian kami, nah dengan adanya program ini tentunya akan sangat membantu kami dalam menutupi kekurangan-kekurangan ini, ungkap Bupati kemudian.

 

Sementara itu Herban Heriandana, S.Hut, M.Sc, Direktur Pengukuhan dan Penataan Kawasan Hutan mengatakan sangat optimis dengan semua dukungan para pemangku kepentingan di kawasan pengembangan food estate Sumatera Utara ini.

Semua pemikiran dari para narasumber hari ini, para Bupati dan lainya tentunya sangat memperkaya pemahaman kami tentang rencana pengembangan ini, rencana food estate di Sumatera Utara ini boleh dikatakan sedikit berbeda dari Provinsi lainnya yang menjadi kwasan percontohan pengembangan food estate, dimana kita sama-sama memahami bahwa di sini sangat kental dengan kearifan local, adat budaya, tanah adat dan tanah ulayat, hal ini tentunya akan menjadi cacatan tersendiri bagi kami sebagaimana pesan dari Bapak Presiden bahwa rencana pengembangan ini harus juga memperhatikan budaya dan kearifan local setempat, ungkap Herban Heriandana saat menutup acara.

 

Pewarta : Lamhot

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *