Tuntut Polda Sumsel tahan oknum perusak lahan, Puluhan massa akan lakukan unjuk rasa

  • Whatsapp
Husriadi, SE

MITRAPOL.com, Palembang Sumsel – Puluhan massa akan menggelar aksi unjuk rasa di Mapolda Sumsel, kedatangan mereka akan menuntut Polda Sumsel untuk menahan oknum manager di PT. PPA berinisial S dan kawan-kawan yang diduga telah melakukan pengrusakan lahan milik warga seluas 9 Ha di Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Utara.

Penerima Kuasa dari korban Husriadi, SE mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan aksi demontrasi terkait aduan korban yang sampai saat ini tersangkanya belum ditahan.

“Kita akan melakukan demo besar-besaran, karena kasus ini sudah tiga tahun terkesan jalan ditempat,” ujarnya.

Husriadi mengatakan, dalam permasalahan ini pihaknya telah melengkapi berkas sesuai dengan petunjuk dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kemudian saat ini berkas tersebut telah dikirim kembali ke Jaksa.

Lebih jauh dikatakannya, jika nanti berkas telah dinyatakan P21 maka dia meminta kepada pihak berwenang untuk melakukan penahanan.

“Kita telah memenuhi petunjuk yang diminta. Oleh sebab itu jika nanti telah ditetapkan P21 harapan kami besar agar dilakukan penahanan karena kasian para korban,” jelasnya.

Husriadi menyebut, sebanarnya dalam hal ini bukan hanya satu korban melainkan banyak korban lainnya namun tidak berani untuk melapor sesuai hukum yang berlaku.

“Jika nanti tidak dilakukan penahanan kita akan melakukan demo di Polda meminta Kapolda Sumsel agar melakukan penangkapan. Karena dalam berkas oknum manager ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” tegasnya.

Sebelumnya diketahui bahwa, akibat dari perbuatan oknum manager ini Husriadi mengatakan bahwa korban mengalami kerugian lebih dari Rp3 miliar. Oleh sebab itu besar harapannya kepada penegak hukum agar dapat menyelesaikan permasalahan ini sesuai hukum yang berlaku.

“Meski demikian kita tetap mengapresiasi pihak kepolisian dan kejaksaan yang terus bekerja semaksimal mungkin,” tukasnya.

Sementara yang bersangkutan saat dikonfirmasi tidak ada tanggapan bahkan saat ini nomor Handphone yang sempat dia miliki tidak aktif lagi.

 

Pewarta : Fendi/Tim.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *